Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Ist

Politik

Kalau Prabowo-Gibran Menang, Muzani: Boleh pawai Tapi Jangan Jumawa

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 22:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tugas saksi itu cukup berat. Selain menjaga suara, saksi juga harus menjadi tim sukses agar di setiap tempat pemungutan suara (TPS) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang mutlak.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri pelatihan saksi Partai Gerindra untuk wilayah Jakarta Selatan, Jumat (9/2).

Kegiatan ini dihadiri Caleg DPR RI Himmatul Aliyah dan Caleg DPRD DKI Sasha Tutuko serta artis kondang Raffi Ahmad.


"Tugas saksi itu cukup berat. Kalian adalah timses untuk pastikan di setiap TPS Pak Prabowo menang, nomer 2 menang, dan Partai Gerindra menang," kata Muzani.

Muzani juga meminta kepada setiap saksi, relawan, masyarakat pendukung Prabowo-Gibran untuk jaga ketertiban pada saat hasil hitung cepat selesai dilakukan.

Dia mengatakan, jika hasil hitung cepat Prabowo-Gibran menang dengan satu putaran, seluruh elemen pendukung Prabowo-Gibran diminta untuk sujud syukur.

"Ketika nanti hasil quick count diumumkan Pak Prabowo menang satu putaran, kita harus sujud syukur. Karena itu adalah cara yang dianjuran oleh Nabi Muhammad kepada kita jika Allah Qobulkan hajat kita," tuturnya.

Muzani menambahkan, kepada seluruh pendukung Prabowo-Gibran dipersilakan untuk pawai merayakan kemenangan satu putaran. Namun kegembiraan itu tidak boleh sampai mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

"Kalau mau pawai silakan, tapi jangan sampai ganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Ingat selalu pesan Pak Prabowo, kita menang tanpa merendahkan, jangan jumawa," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya