Berita

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, saat berkampanye di Kota Bandung, Kamis (8/2)/Istimewa

Politik

Basis Massa Partai Pengusung Kuat di Jabar, Cak Imin Yakin 50 Persen Suara Bisa Diraih

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 06:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menilai Provinsi Jawa Barat punya potensi besar untuk menyumbang suara bagi kemenangan pasangan Amin.

Target 50 persen kemenangan bagi pasangan Anies-Muhaimin (Amin) pun dipatok di seluruh wilayah Jawa Barat.

"Dari seluruh kekuatan partai-partai pendukung, PKS besar, PKB besar, Nasdem besar, bergabung, insyaAllah 50 persen suara bisa terlampaui," ucap Cak Imin di Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/2).


Hal itu disampaikan Cak Imin usai menghadiri kampanye akbar PKB bertajuk "Jabar Ngahiji, Amin Kahiji" di GOR C-Tra Arena Kota Bandung, Jawa Barat. Pada hari yang sama, Cak Imin juga menghadiri kampanye akbar bertajuk "Bandung Ngahiji, Amin Ngajadi" di Nagrek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

ditegaskan Cak Imin, pasangan Amin serta seluruh relawan dan kader partai pengusung juga partai pendukung, memanfaatkan waktu 2x24 jam ke depan untuk bekerja keras memenangkan Amin.

"Kami akan bergerak terus, dengan berbagai tokoh-tokoh yang sudah disiapkan untuk menyiarkan visi misi dan agenda perubahan ke masyarakat," tuturnya.

Ketua Umum PKB ini pun meminta seluruh masyarakat yang belum menentukan pilihan, untuk membandingkan rekam jejak tiga pasang calon yang berkontestasi di Pilpres 2024.

"Di antara tiga calon yang ada, dilihat rekam jejaknya, biografinya, pengalamannya, masa suramnya, masa kesalahan-kesalahannya, dan kebaikan-kebaikannya, akan kelihatan mana yang terbaik," pungkas Cak Imin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya