Berita

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, saat berkampanye di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (8/2)/Net

Politik

Sindir Caleg yang Ngaku Tak Butuh Makan Siang Gratis, Prabowo Usulkan Dapat Piala Oscar

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 05:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, menyindir salah satu calon anggota legislatif (caleg) yang menyamar menjadi nelayan agar bisa bicara bahwa mereka tidak membutuhkan program makan siang gratis.

Menurut Prabowo, caleg yang menyamar itu layak diberikan Piala Oscar sebagai "aktor terbaik".

"Itu sedang diusulkan menerima Piala Citra. Saya malah mengusulkan menerima Oscar. Itu lumayan, dia tidak usah jadi caleg, dia harusnya jadi bintang sinetron," ucap Prabowo saat menghadiri kampanye akbar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/2).


Prabowo menegaskan, program makan siang gratis merupakan salah satu rencana dan tekadnya agar gizi masyarakat bisa meningkat.

"Begitu mandat diberikan kepada kami, langkah pertama kami adalah harus memberi makan bergizi bagi anak-anak Indonesia," tegas Prabowo.

Sebab, program tersebut merupakan wujud konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk mampu bersaing di kancah global.

"Saudara-saudara sekalian, makan siang gratis itu akan membuat anak-anak kita kuat, anak-anak kita otaknya cerdas, tulang-tulangnya kuat, otot-ototnya kuat, dan akan tumbuh menjadi pemuda dan pemudi yang hebat, yang bisa bersaing dengan bangsa-bangsa lain," paparnya.

Bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo memastikan akan terus melanjutkan program yang telah direncanakan oleh pemerintah sebelumnya agar Indonesia bisa menjadi lebih baik.

"Kami bertekad melanjutkan semua landasan yang sudah dibangun oleh Presiden Joko Widodo. Kami akan melanjutkan semua yang sudah dirintis. Semua yang dirintis itu sangat-sangat bermanfaat bagi masa depan kita semua," tandas Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya