Berita

Korban Sindri Anggraini mendapat perawatan dari tim medis usai dianiaya suaminya/RMOLSumsel

Nusantara

Istri Hamil Tua Dibacok Suami di Banyuasin

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang perempuan muda, Sindri Anggraini (27) mengalami luka serius setelah dibacok oleh suaminya sendiri, Sandi (27) di Desa Terentang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Selasa sore (6/2).

Sindri yang sedang hamil tua, mengalami luka di kepala dan jari tangannya putus akibat serangan brutal tersebut.

Camat Banyuasin III, Santo mengatakan, setelah kejadian, pelaku langsung diamankan oleh warga sekitar dan kemudian diserahkan kepada anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa setempat untuk dibawa ke Mapolres Banyuasin.


"Sudah dibawa ke Polres, pelaku merupakan suami korban," kata Santo dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (8/2).

Pelaku diduga nekat melakukan pembacokan lantaran pengaruh narkotika.

"Informasinya penyalahgunaan narkotika," kata Santo.

Kronologi kejadian menurut saksi mata mengungkap, Sindri yang sedang menonton televisi di rumahnya, tiba-tiba diserang secara membabi buta menggunakan parang.

Kepala Desa Terentang Herman Felani mengungkapkan, tidak ada masalah keluarga yang menjadi pemicu kejadian tersebut. Namun, dia menduga Sandi mengalami gangguan mental akibat penyalahgunaan narkotika.

"Tidak ada persoalan keluarga, mungkin pelaku ini pencandu narkotika. Dari keterangan warga, sering halusinasi," kata Herman.

Felani menambahkan, sebelum kejadian, dia sempat bertemu dengan pelaku yang sedang mengalami halusinasi dan mengaku akan dibunuh.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya