Berita

Pameran GIICOMVEC 2023/Net

Otomotif

GIICOMVEC 2024, Upaya GAIKINDO Perluas Ekspor Kendaraan Tanah Air

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 09:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar ekspor untuk kendaraan komersial masih sangat besar. Hal ini yang mendasari diselenggarakannya GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2024.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Yohannes Nangoi mengatakan, penyelenggaraan GIICOMVEC 2024 diyakini akan meningkatkan ekspor kendaraan di Tanah Air.

"Pasar ekspor untuk kendaraan komersial masih sangat besar. Dengan penyelenggaraan pameran, angka ekspor tersebut dapat terus bertambah dan dapat lebih berkontribusi terhadap capaian industri kendaraan bermotor Indonesia," katanya konferensi pers GIICOMVEC di Jakarta, Rabu (7/2).


Menurutnya, ekspor industri kendaraan bermotor di Indonesia pada 2023 tercatat sebanyak 505.134 unit, di mana sebanyak 8,18 persennya merupakan ekspor kendaraan komersial.

GAIKINDO berkomitmen untuk dapat meningkatkan pencapaian tersebut, salah satu upayanya melalui penyelenggaraan pameran GIICOMVEC ini. Pertumbuhan ekonomi nasional yang terus mengalami kenaikan serta iklim investasi yang semakin kondusif, harus dimanfaatkan para pelaku industri.

Ia memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional yang terus meningkat, serta iklim investasi yang semakin kondusif menjadi faktor kunci dalam membangun bisnis. Salah satu aspek vital dalam memperkuat bisnis adalah ketersediaan alat dan sarana transportasi yang efektif.

Dengan infrastruktur jalan yang semakin berkembang, terutama dengan hampir 3.000 kilometer ruas jalan tol yang beroperasi di seluruh Indonesia, kegiatan usaha dapat berkembang lebih luas, mulai dari industri barang konsumsi, logistik, pariwisata, hingga pertambangan.

GIICOMVEC 2024, yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 10 Maret 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), akan menghadirkan produk dan teknologi terkini yang dibutuhkan untuk dapat mendukung kebutuhan para pelaku usaha bisnis di sektor swasta, mulai dari kendaraan komersial ringan, kendaraan komersial berat, hingga karoseri.

Selain itu, juga menjadi ajang yang dapat menunjukkan informasi positif kepada pasar internasional, dan menjadi dorongan kegiatan ekspor industri kendaraan bermotor Indonesia yang sedang terus diupayakan pertumbuhannya.

"Bahwa selain infrastruktur jalan yang terus ditingkatkan, pemerintah juga membangun dan melengkapi berbagai infrastruktur sarana dan prasarana transportasi massal yang juga membutuhkan produk serta teknologi terbaru dari kendaraan komersial," ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya