Berita

Apel Siaga Saksi TPS Relawan Dr Sofyan Tan/RMOLSumut

Politik

Jaga Suara di Pemilu 2024, Sofyan Tan Siapkan 15.700 Saksi

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 20:37 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Perolehan suara pada pemilu 2024 harus dijaga agar terhindar dari berbagai upaya kecurangan.

Salah satu cara menjaganya yaitu dengan mengerahkan elemen masyarakat untuk berperan aktif mengawasi dan menjaga perolehan suara pada masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) dimana mereka mencoblos.

Demikian salah satu poin yang disampaikan politisi PDI Perjuangan Dr Sofyan Tan saat memimpin apel siaga saksi di TPS Sahabat Sofyan Tan, di Halaman Rumah Aspirasi Sofyan Tan, Komplek CBD Polonia, Medan, Rabu (7/2/2024) sore.

“Kita harus mengawal demokrasi agar berjalan dengan baik. Perolehan suara kita tidak boleh dicuri oleh orang lain. Siap mengawal suara kita?,” kata Sofyan Tan disambut ratusan relawan peserta apel.

Ketua Tim Hukum Pemenangan Sofyan Tan, Lisnawati Ginting mengatakan, mereka sengaja menggelar Apel Siaga pada H minus 7 pencoblosan. Hal ini menjadi bentuk peringatan karena mereka melihat adanya potensi kecurangan pada pemilu 2024.

“Kami tim Sofyah Tan menyiapkan saksi sebanyak 15.700 saksi yang akan menempati setiap TPS pada dapil Sumut 1 untuk DPR RI yakni mulai dari Medan, Deli Serdang, Serdang bedagai dan Tebing Tinggi,” katanya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut.

Lisnawati mengatakan, para saksi yang mereka sediakan ini akan menjadi saksi eksternal TPS. Mereka akan memperkuat keberadaan saksi yang disiapkan oleh PDI Perjuangan.

“Mereka ini akan memantau pemungutan suara hingga penghitungan suara selesai pada seluruh TPS. Mereka kemudian akan mengirimkan langsung perolehan suara,” ungkapnya.

Pada sisi lain kata Lisnawati, Apel Siaga ini juga menjadi bentuk warning bagi siapa saja yang ingin mencurangi Pemilu 2024. Mereka berharap tidak aja satu pun pihak yang mencoba melakukan kecurangan pada pemilu tersebut.

“Kita beri warning siapa saja, termasuk jajaran penyelenggara Pemilu mulai dari tingkat KPU hingga KPPS agar bertindak sesuai prosedur, biarlah hasil pemilihan itu berjalan sesuai keinginan rakyat,” pungkasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya