Berita

Wakil Komandan TKN Fanta, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memastikan Prabowo-Gibran fokus pada kaum perempuan dan disabilitas/RMOL

Politik

TKN Fanta Tegaskan Keberpihakan Prabowo-Gibran terhadap Perempuan hingga Disabilitas

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 01:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komunitas Anak Muda Indonesia Dukung Prabowo Subianto (Kami Prabowo) berkolaborasi dengan TKN Fanta Prabowo-Gibran menggelar diskusi KAMI SETARA (SEhati PerTAhankan KesetaRAan).

Bertajuk ‘Membangun Indonesia yang Inklusif: Kesetaraan Gender, Perlindungan Perempuan dan Anak, dan Hak-hak Disabilitas’, diskusi ini berlangsung di Fanta Headquarters (Fanta HQ), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).

Dalam acara ini, hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Wakil Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Harizah Persiana Mangkunegara, Wakil Bendahara DPP Repnas Rika Amelia Rush, serta Pendiri Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara Sujono.


Hadir juga Ketua Umum PP Kami Prabowo Bahtiar Sebayang dan Koordinator Fanta Easy Brenda Bolang serta kawan disabilitas dari Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara Sujono.

Bahtiar Sebayang mengatakan, sosok pemimpin yang paling tepat untuk memimpin Indonesia ke depan yakni Prabowo.

"Pemimpin yang paling memikirkan perempuan dan kawan disabilitas yaitu Pak Prabowo,” kata Bahtiar.

Bahtiar menuturkan program unggulan Prabowo-Gibran, yakni makan siang dan pemberian susu gratis memiliki manfaat yang luar biasa. Selain untuk peningkatan gizi anak, program makan siang dan susu gratis juga mendongkrak kualitas SDM di Indonesia menuju generasi emas 2045.

“Intinya adalah program ini mempersiapkan anak-anak kita supaya nanti dia lebih pasti dalam menjemput masa depan, baik dalam bentuk mencari kerja, ataupun menciptakan lapangan pekerjaan. Di sisi yang lain juga banyak keuntungan. Karena kalau program ini dijalankan tentu akan banyak kebutuhan supply, baik ayam telur, ikan nasi sayur-mayur, semuanya ada di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menuturkan, isu tentang perempuan bukan hanya soal kekerasan, kesetaraan, namun memiliki lingkup yang luas.

Bicara tentang perempuan, kata Rahayu, juga berkaitan dengan ekonomi, kesehatan, keterwakilan perempuan, perlindungan anak dan pendidikan.

“Bicara perlindungan anak, kita enggak cuma bicara istilahnya dari segi edukasi, tetapi juga bicara dari segi kesehatan, kita mau anak-anak kita cerdas, makanya Pak Prabowo fokus paling dasar, jangan sampai ada anak yang kelaparan, yang tidak mendapatkan gizi supaya mereka bisa cerdas,” papar Saraswati.

Terkait disabilitas, Wakil Komandan TKN Fanta ini menuturkan, sudah ada Undang-undang nomor 18 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. UU tersebut mengatur hak-hak hingga pemenuhan kuota pekerja penyandang disabilitas.

“Jadi, memastikan komunikasi sosialisasi, pendidikan itu jalan, saya rasa ini kita harus menambahkan guru khusus untuk sekolah inklusif dan sekolah luar biasa,” demikian Saraswati.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya