Berita

Konsolidasi pengusaha dan pekerja Indonesia untuk memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran/Istimewa

Politik

Pengusaha dan Pekerja Komitmen Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 00:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Puluhan ribu pengusaha dan pekerja berkomitmen menangkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka satu putaran. Bahkan, di sisa waktu jelang pencoblosan, mereka akan berupaya lebih keras lagi agar tak ada perlawanan dari pasangan calon (paslon) lainnya.

Akbar Himawan Buchari selaku Ketua Panitia mengatakan, seluruh pengusaha dan pekerja telah mantap berjuang bersama paslon nomor urut 2.

"Jadi 20 ribu ini hanya perwakilan di seluruh Indonesia. Angka sebenarnya mungkin ratusan ribu, bahkan jutaan," ujar Akbar dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (6/2).


Setidaknya, ada tujuh relawan pengusaha yang mengikuti konsolidasi nasional ini. Yaitu Barisan Pengusaha Pejuang (BPP), Relawan Pedagang Indonesia Maju (Rapim), Relawan Pengusaha Indonesia Berkarya (Repika), Relawan Rumah Indonesia Prabowo Gibran (RRI Pagi), Prabowo Gibran SIKAPP, Gerakan Pagi Nusantara (GPN), dan Gerakan Tenaga Konsultan Indonesia (Gertak).

Akbar menuturkan, alasan tujuh kelompok relawan ini mendukung paslon nomor urut 2 sangat sederhana. Mereka yakin, di tangan Prabowo-Gibran, akan mencapai Indonesia Emas 2045. Sebab itu, mereka menjadi garda terdepan untuk memenangkan Prabowo-Gibran.

Ia mencontohkan, pertumbuhan ekonomi pada 2023 tembus 5 persen. Adapun jumlah pengusaha sebanyak 3 persen dari populasi Indonesia, sedangkan jumlah pekerjanya sebesar 53 persen dari populasi.

Meski demikian, Presiden terus bekerja keras menekan angka pengangguran terbuka. Salah satunya dengan melahirkan 52 juta pengusaha pemula, dengan dukungan investasi dan hilirisasi yang dihadirkan di dalam negeri.

"Hal ini sejalan dengan visi misi Prabowo-Gibran. Mendorong keberlanjutan Indonesia maju, meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur," paparnya.

Guna melanjutkan keberhasilan tersebut, tujuh kelompok relawan tersebut terus membantu kemenangan Prabowo-Gibran dengan berbagai kegiatan. Seperti membagikan makan siang dan susu gratis kepada masyarakat, sekolah, dan pesantren, jalan sehat, senam goyang gemoy, konser dan salawatan, hingga silaturahmi ke pesantren dan kiai kampung.

Pria yang juga Ketua Dewan Pembina BPP itu merasakan betul berbagai kegiatan tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat. Menurutnya, hal itu bisa dilihat dalam hasil sejumlah lembaga survei.

Hanya saja, hasil baik ini tak membuat Akbar dan relawan pengusaha lainnya puas. Bahkan di sisa waktu yang ada, mereka akan lebih all out lagi.

"Itulah alasan kami berada di sini. Kami berkomitmen memenangkan Prabowo-Gibran sekali putaran," tegas Akbar.

Turut hadir dalam acara konsolidasi ini, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Rosan Perkasa Roeslani, Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibran Hashim Djojohadikusumo, Menteri BUMN Erick Thohir, Anindya Bakrie, dan Maruarar Sirait.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya