Berita

Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/RMOL

Politik

AHY Ungkap Program Hilirisasi Warisan SBY

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 19:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program hilirisasi yang dijalankan Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat ini ternyata sudah digagas sejak zaman pemerintahan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal ini diungkap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, saat menyampaikan pidato politiknya yang mengangkat tema Indonesia Maju, Rakyat Sejahtera, di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (6/2).

"Program hilirisasi sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak tahun 2013 di era pemerintahan Presiden SBY, khususnya dalam sektor pertambangan," kata sosok yang akrab disapa AHY itu.


AHY melanjutkan, secara bertahap pemerintah terus melarang ekspor bahan mentah. Industri pertambangan juga diwajibkan untuk membangun smelter di lokasi yang dekat dengan sumber bahan baku.

Kendati begitu, pembangunan tersebut tetap memperhatikan kondisi alam sehingga tidak merusak ekosistem lingkungan.

"Kita juga melibatkan pekerja lokal, serta menjaga dan menghormati hak adat setempat," jelas putra sulung Presiden SBY itu.

Program hilirisasi ini akan dilanjutkan oleh pasangan Capres-cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Karenanya, AHY berharap dukungan, doa dan suara dari masyarakat agar pasangan Prabowo-Gibran serta Partai Demokrat dapat memenangkan kontestasi.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya