Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Bawaslu Pastikan Pencalonan Gibran Tak Cacat Hukum

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 17:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Status kepesertaan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) dianggap tetap sah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Meskipun, terdapat putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, yang membuktikan pelanggaran etik 7 pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dalam proses pencalonan Gibran.

"Putusan etik kan berkaitan dengan profesionalisme pribadinya (7 pimpinan KPU RI) begitu. Apakah cawapres (Gibran tidak sah)? Tidak ada masalah itu," ujar Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja saat ditemui di Kantor Berita Politik RMOL di Papua Selatan, Selasa (6/2).


Dia menjelaskan, Bawaslu tidak berwenang dalam hal menganulir keputusan KPU RI menerima pencalonan Gibran sebagai cawapres, yang disahkan melalui penerbitan Berita Acara Penerimaan Pendaftaran Capres-Cawapres 2024, pada 27 November 2023.

Meskipun kata Bagja, ditemukan fakta di dalam persidangan etik yang digelar DKPP RI, bahwa pencalonan Gibran cacat prosedural karena BA diterbitkan dua hari setelah Gibran mendaftar sebagai peserta Pilpres 2024 bersama Prabowo Subianto.

Selain itu, penerimaan pendaftaran Gibran sebagai bakal cawapres oleh KPU RI belum memiliki dasar hukum yang sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) 90/PUU-XXI/2023.

Dalam keputusan MK tersebut, capres ataupun cawapres disyaratkan berumur minimum 40 tahun, atau seseorang yang sedang atau pernah menjabat jabatan dari hasil pemilu atau pilkada.

Namun, dalam PKPU 19/2023 yang menjadi dasar hukum penerimaan Gibran sebagai bakal cawapres, belum memuat ketentuan pengecualian bagi seseorang yang ingin menjadi capres atau cawapres belum berumur 40 tahun.  

Terkait ketentuan hukum pelaksanaan pencalonan presiden dan wakil presiden itu, Bagja memastikan Bawaslu telah merekomendasikan kepada KPU RI agar segera merevisi PKPU 19/2023, sebelum masa pendaftaran bakal capres-cawapres yang berlangsung pada Kamis, 19 Oktober 2023.

Karena, Putusan perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 itu dibacakan Ketua MK yang saat itu masih dijabat Anwar Usman, dalam sidang Pembacaan Putusan di Ruang Sidang Utama Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin 16 Oktober 2023.

"Yang jelas, kami telah menyampaikan ketika ada keputusan MK. Maka seharusnya ditindaklanjuti dengan perubahan PKPU. Saya sudah sampaikan secara lisan bahkan secara tulisan juga," demikian Bagja menambahkan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya