Berita

Pejabat Menteri Besar Perak Malaysia bertemu TKN Fanta di Jalan Surabaya, Jakarta Pusat, Selasa (6/2)/RMOL

Politik

Sambangi Markas TKN Fanta, Pejabat Menteri Besar Perak Puji Paslon 02

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 15:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengarah Komunikasi dan Media Pejabat YAB Menteri Besar Perak Darul Ridzuan Abdul Muin Bin Sapidin menilai pasangan Prabowo-Gibran adalah kolaborasi yang luar biasa dan tepat.

"Luar biasa karena mereka gabungan dari orang yang berpengalaman dan melihat bagaimana gabungan ini boleh mencipta satu dimensi baru dalam politik di Indonesia,” kata Muin ketika diterima TKN Fanta Prabowo-Gibran di markas Fanta HQ, Jalan Surabaya, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).

Muin mengatakan pandangannya terkait Pilpres di Indonesia. Menurutnya pesta demokrasi di Indonesia bukan hanya kekuatan calon presiden dan calon wakil presiden, namun adanya partisipasi anak muda yang ada di TKN Fanta.


"Perhatian kami lebih mendalami proses demokrasi yang dianggap agak luar biasa bukan hanya kekuatan calon-calon tetapi partisipasi anak muda yang begitu luar biasa untuk pemilihan kali ini,” jelas dia.

“Jadi kami datang dari Perak berkongsi untuk mendapat informasi. Bukan hanya untuk tim Prabowo tapi tim-tim yang lain,” ujarnya menambahkan.

Pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada TKN Fanta yang telah menerima rombongan dari pejabat dari Malaysia itu dan bertukar gagasan terkait Pilpres di Indonesia.

“Kami senang mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Komandan TKN Fanta. Karena Kak Arief adalah seorang anak muda yang menginspirasi orang dan mendukung seorang pemimpin atau capres-cawapres,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya