Berita

Ilustrasi Foto/Net

Bisnis

Program PIT Diyakini bisa Keruk "Cuan" dari Hulu ke Hilir

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 13:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membawa program penangkapan ikan terukur (PIT) ke ajang international Indonesia Marine and Fisheries Business Forum (IMFBF) 2024. Program ini diyakini akan membuka peluang investasi dari hulu ke hilir.

Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Tb. Haeru Rahayu menjelaskan bahwa peluang investasi penangkapan ikan terukur sangat luas. Mulai d?ri industri penangkapan/pengangkutan ikan, pengolahan ikan hingga kegiatan ekspor produk perikanan.

“Penangkapan ikan terukur ini juga akan menyerap tenaga kerja di berbagai industri perikanan dan tidak menutup kemungkinan pengembangan wisata bahari,” ungkapnya saat menjadi panelis pada IMFBF 2024 di Jakarta, Senin (5/2).


Lebih lanjut Tb. Haeru menjelaskan implementasi penangkapan ikan terukur akan diterapkan pada 6 zona di wilayah pengelolaan perikanan (WPP) Negara Republik Indonesia, khususnya di dua lokasi percontohan dalam zona 3 penangkapan ikan terukur pada tahun 2024.

“Estimasi potensi multiplier effect pada zona 3 penangkapan ikan terukur akan menyerap 60.000 lebih tenaga kerja. Selain itu akan tumbuh juga industri lain seperti galangan kapal, unit pengolahan ikan, pabrik es, BBM hingga air bersih,” paparnya.

Untuk mendukung implementasi penangkapan ikan terukur, KKP juga menghadirkan modeling kampung nelayan modern (kalamo). Desa Samber-Binyeri, Papua menjadi lokasi yang telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada November 2023 dengan nilai pengembangan sebesar Rp22,1 miliar.

Selanjutnya, pada tahun 2024 ini KKP akan melakukan pembangunan kalamo pada 10 lokasi di beberapa provinsi.

“Dengan adanya kalamo ini, kita harapkan pendapatan masyarakat akan meningkat dengan adanya perbaikan berbagai fasilitas, seperti dermaga, tempat pelelangan ikan, cold storage, pabrik es hingga sentra kuliner,” imbuhnya.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di kegiatan yang sama mengatakan IMFBF 2024 mempertemukan lebih dari 300 orang pelaku usaha dari dalam dan luar negeri, perwakilan negara sahabat hingga akademisi.

“Kita undang negara-negara sahabat karena kita harus menjadi bagian dari global supply chain. Kita hadirkan pula para investor, harapannya sebetulnya kita memberi pandangan kepada investor dalam negeri, dan di sisi lain kita membangun koneksi dengan negara-negara sahabat melalui duta besar tadi, sehingga nantinya kita bisa setara karena produk kita sangat dibutuhkan oleh mereka," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya