Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Airlangga Optimis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,2 Persen

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 10:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 diyakini dapat mencapai 5,2 persen.

Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Senin (5/2).

Airlangga menyebut bahwa Indonesia bisa menjadi titik terang di tengah ketidakpastian global.


"Tahun ini masih 5,2 (persen) masih optimis. Walaupun cuaca hujan dan agak-agak gelap tapi Indonesia terang sendiri," kata Airlangga.

Saat ditanya mengenai pertumbuhan ekonomi yang hanya tumbuh 5,05 persen pada 2023 ini, Airlangga menjelaskan bahwa kondisi tersebut masih lebih baik dibandingkan prakiraan consensus forecast sebesar 5,03 persen.

Menurutnya, dari segi spasial, struktur ekonomi masih didominasi di Jawa dengan presentasi kontribusinya sebesar 57,05 persen. Namun, kontribusi spasial mengalami peningkatan terutama di Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini mengumumkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,05 persen secara year on year pada 2023 kemarin.

Sedangkan pada kuartal IV-2023, ekonomi Indonesia masih tumbuh 5,04 persen.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, capaian tersebut menandakan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah berbagai tantangan terutama dari global.

"Ekonomi Indonesia tumbuh positif pada kuartal IV-2023, lebih tinggi dibanding periode yang sama 2022 sebesar 5,01 persen," kata Amalia.



Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya