Berita

FKUB Jabar deklarasi Pemilu Damai dan Harmonis/Istimewa

Politik

Pencoblosan Kian Dekat, Tokoh Lintas Agama Jabar Deklarasikan Pemilu Damai dan Harmonis

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 06:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tokoh lintas agama di Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar mendeklarasian pemilu damai, aman, tenteram, dan harmonis.

Deklarasi dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (5/2). Tepatnya 9 hari jelang pencoblosan Pemilu 2024.

Ketua FKUB, Rafani Achyar mengatakan, deklarasi dilakukan karena didorong rasa tanggung jawab semua elemen masyarakat, khususnya tokoh lintas agama, untuk mewujudkan pemilu yang damai, aman, tenteram, dan harmonis.


Rafani menambahkan, semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pemilu dengan menggunakan hak pilih, jangan golput.

"Dapat menerima hasil pemilu yang sudah dilaksanakan dengan jujur, adil, dan bermartabat," ujar Rafani, dalam keterangannya yang dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (5/2).

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jabar, Sapta Yulianto Dasuki, yang membaca sambutan Penjabat Gubernur menyebutkan, FKUB merupakan mitra strategis dalam menjaga kerukunan umat dan stabilitas wilayah di Jabar.

FKUB memiliki peran penting dalam menjaga toleransi serta memiliki kemampuan mengantisipasi serta mencegah konflik di masyarakat.

"Pemilih di Jabar paling banyak sehingga memiliki potensi munculnya polarisasi ekstrem. Pak Pj Gubernur berpesan agar FKUB dapat mengantisipasi dan mencegah munculnya polarisasi ekstrem di masyarakat," ujar Sapta.

Berikut kesepakatan bersama tokoh lintas agama di Jabar untuk Pemilu Damai:

1. Bertekad menyukseskan Pemilu 2024 agar berjalan aman, tenang, tenteram, damai, jujur, adil, dan bermartabat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Bertekad menghindari konflik sekecil apapun, baik konflik yang bernuansa SARA (suku, agama, ras), ekonomi, sosial, budaya maupun agama, serta konflik yang disebabkan perbedaan pilihan.

3. Berupaya mencegah terjadinya politisasi agama, politik identitas, dan politik uang, serta tidak menjadikan tempat ibadah sebagai ajang kampanye.

4. Mengajak kepada seluruh masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya masing-masing disertai rasa tanggung jawab sebagai warga negara.

5. Mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan pemilu sebagai pesta demokrasi yang menghormati perbedaan pilihan, dengan tetap menjaga persaudaraan dan persatuan.

6. Mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk dapat menerima hasil pemilu yang dilaksanakan secara jujur, adil, dan bermartabat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya