Berita

Prabowo Subianto-Ganjar Pranowo-Anies Baswedan/Ist

Politik

Rocky Gerung:

Anies Cerdas, Prabowo Tulus, Ganjar Bangs*t

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 21:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perfoma tiga capres dalam debat tak luput dari penilaian Rocky Gerung. Pengamat politik yang terkenal dengan ciri khas lontarannya tanpa babibu itu menyimpulkan Anies Baswedan sosok yang cerdas sementara Prabowo Subianto sosok yang tulus.

"Saya ikuti lima (kali) debat itu, panggung itu dimenangkan Anies, ok. Ada kesejukan di situ selama lima kali debat ini. Tetapi di debat terakhir ini di closing statemen ketulusan ada di Prabowo," kata Rocky Gerung dikutip dari kanal YouTube Hersubeno Point, Senin (5/2).

"Yes Anda boleh hina tetapi seseorang yang angkuh dan tiba-tiba menundukkan kepala serius mengatakan saya minta maaf kepada Pak Anies, itu soalnya kesejukan ada pada Prabowo, kecerdasan ada pada Anies," tambahnya.


Bagaimana dengan Ganjar Pranowo? Rocky menilai Ganjar sangat angkuh. Penilaian disampaikan Rocky merujuk closing statement atau pernyataan penutup yang disampaikan Ganjar pada debat terakhir kemarin.

"Apa yang dia (Ganjar) bilang ditujukan khusus kepada Prabowo. Jangan pilih seseorang yang pernah membunuh, melanggar hak asasi manusia. Nggak ada hak sedikit pun Ganjar bicara itu," kata Rocky.

Menurut Rocky yang boleh bicara soal itu adalah mahasiswa bukan Ganjar selaku capres 2024. Seharusnya juga, kata dia, Ganjar mengucapkan terima kasih dan tidak mengomentari soal HAM sebab Ganjar sendiri melakukan pelanggaran HAM.

"Apa hak Ganjar. Ganjar bagian dari orang yang mengelukan Prabowo ketika Megawati mengangkat Prabowo sebagai (calon) wakil presiden. Ini orang ini bangs*t, dia nggak punya hak mengatakan itu. Artinya dia berbohong pada partainya,” ujar Rocky Gerung.

"Dia menunggangi kemarahan publik padahal dia tidak ngerti. Dia itu pelaku pelanggaran HAM di Wadas, Gendeng. Kita mesti fair bilang itu," tukasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya