Berita

Momen Debat Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dan Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Soal Permintaan Maaf Prabowo, Anies: Beliau Tidak Ada Kekeliruan

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 16:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto, menyampaikan permohonan maaf kepada dua rivalnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo saat menutup debat yang diselenggarakan KPU di JCC, Minggu malam (4/2).

Anies Baswedan pun menghargai sikap Prabowo tersebut. Meskipun menurutnya tak ada kesalahan atau kekeliruan yang dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

"Sebagai permintaan maaf boleh-boleh saja. Tapi saya tidak merasa ada kekeliruan yang perlu dimaafkan. Beliau baik-baik saja," kata Anies usai berkampanye di Lapangan Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/2).


Sementara itu, Prabowo yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka menilai dalam sebuah kontestasi terkadang penuh dengan kata-kata yang keras.

"Saya atas nama Prabowo Gibran dan Koalisi Indonesia Maju (KIM) minta maaf kepada Pak Anies dan Pak Ganjar seandainya ada kata-kata yang kurang berkenan," ungkap Prabowo.

Menteri Pertahanan itu juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dengan semua kalangan, terutama dengan para pemimpin bangsa.

“Saya tetap menganggap Pak Anies dan Pak Ganjar saudara saya,” tuturnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya