Berita

Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo Siap Dorong Pengesahan UU Disabilitas di DPR

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 01:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, menegaskan keberpihakannya kepada masyarakat disabilitas. Salah satu langkah yang disebut Prabowo sebagai keberpihakan adalah mendorong pengesahan Undang-undang Disabilitas di DPR oleh partai politik yang dipimpinnya, Gerindra.

Hal tersebut dinyatakan Prabowo dalam Debat Kelima Pilpres 2024 yang digelar KPU di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu malam (4/2).

Menurut Prabowo, masalah yang menyangkut salah satu kelompok rentan ini penting untuk dipecahkan.


"Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, kami yang mensponsori Undang-undang disabilitas, kami termasuk yang mendorong itu lolos di DPR," ucap Prabowo.

Selain itu, Prabowo berpendapat bahwa keberpihakan kepada kelompok disabilitas lebih jauh dari sekadar itu. Kelompok tersebut harus dilibatkan lebih banyak melalui kesempatan bekerja yang lebih luas.

"Kita harus lebih berpihak kepada mereka, dan kita berkomitmen untuk merekrut mereka dalam pekerjaan yang bisa mereka lakukan di pemerintahan dan juga di komunitas pertahanan," tuturnya.

Prabowo mengatakan saat ini telah banyak teknologi yang dikembangkan untuk memenuhi hak kelompok disabilitas. Untuk itu, pemerintah harus berpihak dan membuka diri terhadap penggunaan teknologi-teknologi tersebut.

"Maka saya kira masalah disabilitas ini perlu ada keberpihakan dari pemerintah," tutup Prabowo.

Debat kali ini merupakan yang terakhir dari rangkaian debat yang digelar oleh KPU. Debat pamungkas tersebut mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya