Berita

Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Prabowo: NGO Pelindung Perempuan Harus Didukung

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 21:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, menyebut lembaga swadaya masyarakat/organisasi non-pemerintah (NGO) yang bekerja melindungi dan memberdayakan perempuan harus terus didukung.

Menurutnya, dukungan itu merupakan salah satu cara untuk melindungi perempuan dari ancaman kekerasan, mengingat sekitar 3,2 juta perempuan mengalami kasus kekerasan dalam delapan tahun terakhir.

"Jadi, saya sangat mendorong penegakan hukum sekuat-kuatnya dan bantuan kepada lembaga-lembaga non-pemerintah, NGO-NGO yang bergerak di bidang perlindungan kaum perempuan," kata Prabowo, saat debat Capres di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2).


Menurut dia, penegakan hukum masih menjadi langkah penting untuk melindungi perempuan Indonesia yang berada di dalam dan di luar negeri.

"Kita harus menegakkan hukum dalam perlindungan masalah-masalah itu. Kita tegakkan hukum dan itu harus kita tegakkan sekeras-kerasnya dan itu menurut saya sudah menjadi aksiomatis, tanpa berpikir panjang, memang itu harus kita lindungi seluruh rakyat kita, apalagi kaum perempuan dari segala bentuk penindasan, kekerasan, eksploitasi, human trafficking dan sebagainya," rincinya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya