Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan/RMOL

Politik

Anies Slepet Jokowi: Bansos Bukan Dibagikan di Pinggir Jalan

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 21:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Debat capres terakhir yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasuki segmen keempat. Momen ini dimanfaatkan Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo untuk bertanya kepada Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan soal pemberian bansos yang belakangan membetot perhatian publik karena dibagikan jelang pencoblosan pemilu.

Menjawab hal ini, Anies kembali menegaskan bahwa bansos diberikan untuk kepentingan si penerima bukan untuk si pemberi.

"Kalau penerimanya membutuhkan bulan ini, ya diberikan bulan itu. Kalau dibutuhkannya tiga bulan lagi, ya, tiga bulan lagi. Jangan dirapel semuanya. Itulah yang disebut sebagai bansos tanpa pamrih," kata Anies.


Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu pun menggarisbawahi bahwa penerima bansos harus tepat sasaran. Hal ini dimulai dari pendataan yang baik dan akurat, serta mekanisme pemberian bansos yang jelas.

"Mekanisme pemberiannya melalui jalur birokrasi, (bansos) bukan dibagikan di pinggir jalan, tapi dibagikan langsung di lokasi menggunakan jalur birokrasi," tegas Anies.

Pernyataan capres yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar itu pun seolah tengah menyindir Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang gemar membagikan bansos di jalan.

Anies pun menggagas, jika dirinya terpilih menjadi Presiden 2024 maka akan mendata ulang progam bansos dengan meluncurkan program bansos plus.

"Kami menyusun bansos plus. Angkanya ditingkatkan, yang belum masuk masih miskin dimasukkan dan diberikan bekal latihan, pendampingan supaya mereka pelan-pelan bisa mandiri dan hidup lebih sejahtera," pungkas Anies.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya