Berita

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan menanggapi jawaban Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto soal data penyandang disabilitas/RMOL

Politik

Anies Siapkan Anggaran Pemenuhan Penyandang Disabilitas

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 21:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan berkomitmen memperbaiki data jumlah penyandang disabilitas dan menyiapkan anggaran untuk pemenuhan kebutuhannya.

Komitmen itu disampaikan Anies saat menanggapi jawaban Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dalam subtema kesejahteraan sosial dan inklusi dengan pertanyaan soal komitmen untuk memperbaiki data jumlah penyandang disabilitas dan menyiapkan anggaran untuk pemenuhan kebutuhannya dalam debat capres terakhir yang diselenggarakan KPU RI di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu malam (4/2).

"Apa yang disampaikan Pak Prabowo tadi baik, izinkan kami meneruskan Pak Prabowo," kata Anies.


Menurut Anies, data penyandang disabilitas diperlukan komprehensif. Negara harus mengetahui jumlah dan di mana penyandang disabilitas untuk pemenuhan hak asasi dan tanggung jawab negara.

"Karena itu kami mengusulkan, dan kami ini rencanakan, bekerja bersama dengan dinas di tiap wilayah, lalu bekerja dengan dasawisma PKK yang tau wilayahnya, mereka diminta mencatat, sehingga tiap kabupaten, kota, provinsi memiliki data tentang penyandang disabilitas," terang Anies.

Tak hanya itu, kata Anies, negara juga harus memenuhi kebutuhannya. Misalnya, ketika penyandang disabilitas tersebut bersekolah, maka sekolah harus dimodifikasi.

"Maka dinas punya anggaran untuk modifikasi, tidak membebani sekolah. Jadi siapkan datanya, siapkan anggarannya," pungkas Anies.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya