Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Anies Singgung Ketimpangan Tak Sesuai Cita-cita Pendiri Bangsa

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 20:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan tampil percaya diri dalam debat kelima atau terakhir yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center, Senayan, Minggu (4/2).

Mengawali pemaparannya, jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu menyebut persoalan terbesar bangsa Indonesia hari ini adalah masalah ketimpangan.

"Ketimpangan antara Jakarta dengan luar Jakarta, Jawa dengan luar Jawa, kaya-miskin, desa-kota, pendidikan umum dengan pendidikan agama, pendidikan kejuruan dan pendidikan teknis, ini semua adalah ketimpangan yang hari ini menjadi fenomena membahayakan bagi republik ini," jelas Anies.


Ketimpangan yang tajam juga terjadi di sektor perekonomian, di mana ada segelintir orang yang menguasai sebagian besar perekonomian lainnya.

Fenomena ini, lanjut Anies, telah melenceng dari cita-cita pendiri bangsa yang terdiri dari orang-orang terdidik dan memiliki previlage. Para pendiri bangsa ini telah mencontohkan bahwa republik ini dibangun bukan untuk kepentingan golongan.

"Sekarang kita jauh dari cita-cita itu. Ketika pendiri itu kaum intelektual, mereka memilih berjuang di jalur politik," pungkasnya.

Dalam debat ini, Capres Anies Baswedan berhadapan dengan Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dan Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo.

Debat kelima ini akan mengangkat tema Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, SDM, dan Inklusi.
 
Debat terakhir akan dipandu Andromeda Mercury dan Dwi Anggia sebagai moderator. Stasiun televisi penyelenggara debat terakhir adalah tvOne, ANTV dan Net TV.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya