Berita

Pembangunan Rumah susun untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur/Net

Nusantara

Rumah Susun ASN di IKN Siap Huni pada Juli 2024

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 11:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rumah susun untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur akan siap huni pada Juli 2024 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan oleh jurubicara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Endra S. Atmawidjaja dikutip Minggu (4/2).

"Iya dong (Juli 2024 siap dihuni ASN), nanti tinggal di mana aparatur sipil negara (ASN) kalau enggak ada (rusun)?" kata Endra.


Lebih lanjut, Endra mengatakan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 12 tower dari 47 tower rusun ASN akan rampung pada Juni 2024.

Sementara itu, menurut Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Danis Sumadilaga, 12 tower itu memang merupakan prioritas utama yang harus diselesaikan.

"Bisa kapasitas 2.000 lebih, untuk awal ya. Tapi kan misalnya kita punya target Juli (2024) 12 tower, Agustus sampai September kan sudah. Jadi, 47 tower selesai Desember (2024). Bertahap," kata Danis.

Ia pun merinci seluruh progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara yang kini sudah mencapai 71 persen.

Menurutnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, termasuk jajaranya akan menjadi pihak pertama yang akan pindah ke Kalimantan Timur di pertengahan tahun ini.

Sebagai informasi, jumlah 47 tower rusun ASN serta personel pertahanan dan keamanan (hankam) di KIPP IKN akan dibangun di atas tanah seluas 45,91 hektare. Dari 47 tower rusun ada 2.820 unit dengan tipe 98 m2 per unit.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya