Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS Tuding Penyaluran Bansos untuk Genjot Elektoral Paslon Sokongan Jokowi

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 03:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bantuan sosial (bansos) pemerintah yang disalurkan sebelum hari H pencoblosan Pemilu Serentak 2024, disinyalir untuk kepentingan elektoral salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyampaikan hal tersebut dalam acara deklarasi dukungan ratusan alumni Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), di Favehotel Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jalan Mayjen Sutoyo, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (3/1).

Dia memandang, unsur politik kental dalam kebijakan penyaluran bansos di awal tahun 2024 ini, karena Jokowi memutuskan untuk merealisasikannya saat sudah mendekati hari pencoblosan pemilu.


"Sebenarnya bansos itu rapel 3 bulan. Januari, Februari, Maret ditariknya ke Februari. Padahal kan satu, satu, satu," ujar Mardani.

Maka dari itu, Mardani menganggap penyaluran bansos dari pemerintah dimaksudkan supaya masyarakat memilih pasangan capres-cawapres yang disokong Jokowi.

"Ya ini kan untuk elektoral. Tapi kita tidak bisa nangkepnya," demikian Mardani yang juga menjabat Jurubicara Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tersebut.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya