Berita

Koordinator Nasional Presidium Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid/Ist

Politik

Antisipasi Manipulasi, Gerakan Rakyat Kawal TPS Dideklarasikan

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 22:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presidium Gerakan Rakyat yang merupakan kumpulan simpul relawan pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) mendeklarasikan Gerakan Rakyat Kawal TPS (Tempat Pemungutan Suara), di Wisma Amanat Rakyat di Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2).

Deklarasi dipimpin langsung oleh Koordinator Nasional Presidium Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid.

Menurutnya, gerakan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi terjadinya kecurangan sekaligus merekam bila terjadi penyimpangan pada hari pencoblosan Pilpres 14 Februari 2024 mendatang.


“Pemilu adalah fondasi demokrasi kita. Dan pemilu yang adil dan bersih adalah kunci untuk memastikan suara rakyat benar-benar terwakili,” kata Sahrin.

Sahrin menegaskan, tugas dari gerakan rakyat mengawal TPS ini bukan hanya soal hadir di tempat pemungutan suara pada hari H pemilu, tetapi juga memastikan setiap tahap proses pemilu berjalan dengan transparan dan bebas dari manipulasi.

“Sebagai relawan dan pejuang perubahan serta simpatisan AMIN, untuk mengantisipasi kecurangan, maka harus terlibat mengawal dan mengawasi dalam setiap tahapan pemilu,” kata Sahrin.

“Kita semua harus terlibat dalam segala aspek pemilu, mulai dari tahap pendaftaran pemilih, pemungutan suara, hingga penghitungan suara,” sambungnya.

Setelah deklasi hari ini, kegiatan serupa akan dilanjutkan pada Minggu besok (4/2) di Bandung, Jawa Barat dan selanjutnya dilaksanakan di Medan, Solo, Makassar, Surabaya dan Ternate.

Sahrin pun mengajak masyarakat luas untuk berhimpun ke dalam gerakan rakyat kawal TPS pada 14 Februari mendatang.

“Mari kita bersama-sama mengawal suara rakyat dan menjaga kehormatan demokrasi kita,” kata Sahrin.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya