Berita

Guntur Soekarnoputra/Net

Politik

Mahardika Minta Guntur Lebih Dalami Ajaran Bung Karno

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan Guntur Soekarnoputra yang menyebut nasib Presiden Joko Widodo dapat ditentukan apabila Ganjar Pranowo-Mahfud MD terpilih di Pilpres 2024, ditentang keponakannya sendiri.

Dalam pernyataannya, Guntur yang juga kakak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan apabila Ganjar menang dan jadi presiden, maka akan memiliki hak prerogatif.

"Kalau Ganjar dan Mahfud sudah jadi presiden dan wakil presiden, presiden punya hak prerogatif, gampang itu. Jokowi mau diapain nanti terserah," kata Guntur dalam video di channel YouTube Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo.


Menanggapi pernyataan tersebut, Didi Mahardika, cucu Bung Karno yang merupakan anak dari Rachmawati Soekarnoputri, sangat menyesalkan dan menyayangkan pernyataan tersebut.

"Sepertinya Pakde Guntur harus lebih banyak belajar lagi dari pemikiran kakek saya Bung Karno," kata Mahardika kepada wartawan, Kamis (1/2).

Menurut Mahardhika, pernyataan tersebut sangat tidak pantas disampaikan oleh tokoh senior sekelas Guntur. Katanya, bagaimanapun Jokowi adalah presiden terpilih yang mendapat mandat dari rakyat

"Tidak boleh dan tidak etis menekan dan menggertak Presiden seperti itu," tegasnya.

Mahardika pun mengingatkan soal fatsun politik yang diajarkan Bung Karno. Kata dia, Bung Karno sangat menghormati dan menghargai semua tokoh politik hingga yang berseberangan garis politiknya dengannya.

"Sikap Bung Karno tersebut hendaknya bisa dijadikan teladan oleh tokoh tokoh politik, terutama mereka yang mengaku menjadi anak ideologisnya Bung Karno," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya