Berita

Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Kampanye Salam 4 Jari Buka Peluang Prabowo-Gibran Menang 1 Putaran

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 10:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kampanye gerakan salam 4 jari yang digaungkan aktivis John Muhammad diprediksi tidak akan merugikan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos mengamati, kampanye gerakan salam 4 jari John Muhammad tidak tepat momentumnya.

"Salah kaprah gerakan salam 4 jari dilakukan pada saat sebelum hari H pencoblosan, karena tujuan mendegradasi Prabowo-Gibran tidak akan terwujud," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/2).


Subiran memandang, Prabowo-Gibran bakal justru mendapat insentif elektoral karena merebaknya gerakan salam 4 jari.

Analisanya, dia memperhatikan potensi terbelahnya basis suara Presiden Joko Widodo yang juga simpatisan atau bahkan kader PDI Perjuangan akan beralih ke Prabowo-Gibran.

"Karena masyarakat menganggap sudah jelas, bahwa kampanye salam 4 jari memperkuat kemungkinan PDIP akan bergabung dengan Koalisi Perubahan, apabila Ganjar Pranowo-Mahfud MD  tidak lolos putaran kedua," kata Subiran.

Maka dari itu, penulis buku "Negara Katanya" tersebut meyakini suara Prabowo-Gibran akan melonjak imbas kampanye gerakan salam 4 jari.

"Dan membuka kemungkinan Prabowo-Gibran benar-benar akan menang satu putaran," demikian Subiran.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya