Berita

Toyota/Net

Otomotif

Akio Toyoda Janjikan Perubahan yang Lebih Baik untuk Toyota

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 08:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Toyota Motor dan grup terus berupaya mendapatkan kembali kepercayaan publik setelah perusahaan paling berharga di Jepang ini terlibat dalam serangkaian skandal pelanggaran.

Untuk itu, Kepala Toyota Motor Akio Toyoda mengatakan pada Selasa (30/1), perusahaannya akan kembali ke nilai-nilai dasar yang terlupakan.

"Perusahaan-perusahaan anggota telah menikmati kesuksesan seiring berkembangnya industri otomotif," kata Toyoda, seperti dikutip dari Nikkei, Rabu (31/1).


"Namun hal ini telah membuat mereka melupakan nilai-nilai dan prioritas yang harus dijunjung tinggi yang merupakan asal muasal kelompok ini, seperti semangat untuk menciptakan produk yang membuat orang bahagia," katanya.

Grup ini, kata Toyoda, akan kembali ke dasar di bawah visi perusahaan yang baru.

“Saya sendiri yang akan memimpin transformasi grup,” ujarnya.

Toyota baru-baru ini terguncang dengan ditutupnya operasi Daihatsu Motor setelah kedapatan melakukan tes keselamatan palsu. Toyota Industries, yang bertugas mengembangkan mesin diesel, kedapatan melakukan kecurangan dalam uji sertifikasi.

Ini bukan pertama kalinya raksasa otomotif Jepang mengalami hal serupa.

Pada tahun 2022, afiliasi Toyota, Hino Motors, ditemukan memalsukan data emisi truknya.  Unit tersebut kini mencari perubahan haluan dengan bergabung dengan Truk dan Bus Mitsubishi Fuso.  

“Ketiga perusahaan tersebut melakukan sesuatu yang seharusnya tidak mereka lakukan dan mengkhianati kepercayaan pelanggan," kata Toyoda.

"Saya selaku penanggung jawab grup meminta maaf,” ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya