Berita

Sebuah pipa yang memompa air ke terowongan Hamas terlihat di dekat Palestine Square di lingkungan Rimal Kota Gaza, 19 Desember 2023/Net

Dunia

Israel Ngaku Banjiri Terowongan Hamas di Gaza Pakai Air Laut

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upaya menghancurkan seluruh jaringan Hamas, Israel mengerahkan pasukannya untuk membanjiri terowongan di Jalur Gaza dengan air laut.

Dalam sebuah pernyataan, Israel membenarkan bahwa pihaknya melakukan operasi pengisian terowongan bawah tanah untuk menumpas militan Hamas.

"Ini adalah bagian dari serangkaian alat yang dikerahkan oleh (tentara Israel) untuk menetralisir ancaman jaringan terowongan bawah tanah Hamas,” kata IDF, seperti dikutip dari Arab News pada Rabu (30/1).


Jaringan terowongan sepanjang 500 kilometer yang dijuluki "Metro Gaza" itu diduga telah digunakan Hamas untuk melancarkan serangan bawah tanah kepada Israel.

Isu tentang pengisian air di terowongan Gaza telah banyak dilaporkan sejak Desember tahun lalu.

Koordinator kemanusiaan PBB untuk wilayah Palestina, Lynn Hastings, menilai tindakan pembanjiran terowongan akan membahayakan warga sipil Gaza.

Ancaman ini berkaitan dengan risiko runtuhnya bangunan dan jalan-jalan Gaza karena meningkatnya tekanan infiltrasi air laut di dalam terowongan bawah tanah.

Sementara itu, pihak Israel mengaku telah melakukan operasi pemompaan air dengan sangat hati-hati dan tidak merusak air tanah di Gaza.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya