Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/RMOL

Politik

Pancasila Dirusak, LaNyalla Ajak NU Perjuangkan Kembali ke UUD 1945 Asli

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 05:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peringatan Hari Lahir ke-101 Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan menjadi momentum untuk merenungkan kembali peran penting ormas Islam terbesar itu.

NU memiliki andil besar dalam perjuangan kemerdekaan dan perumusan asas serta sistem bernegara Indonesia melalui falsafah Pancasila.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Jakarta, Rabu (31/1).


“Apalagi jika kita meresapi apa yang disampaikan Almarhum Kiai As’ad Syamsul Arifin, yang menyatakan ‘Seandainya Pancasila dirusak, maka NU harus bertanggung jawab’. Umat Islam wajib membela Pancasila. Karena ini sudah menjadi kesepakatan atau konsensus para ulama,” kata LaNyalla.

“Itu artinya, perjuangan NU adalah perjuangan kenegaraan, sehingga Ulama NU sejatinya adalah negarawan. Dan Indonesia saat ini memang membutuhkan sosok-sosok negarawan. Karena bangsa ini kelebihan politisi dan kekurangan negarawan,” tambahnya.

Sehingga, lanjut dia, seharusnya NU juga melakukan koreksi atas sistem bernegara Indonesia yang sejak era Reformasi justru menganut paham demokrasi liberal.

“Konstitusi kita menjabarkan nilai-nilai individualisme dan ekonomi yang semakin kapitalistik,” ungkap LaNyalla.

“Bahkan nyata-nyata konstitusi UUD 2002 dan turunannya telah meninggalkan Pancasila. Ini kan artinya Pancasila telah dirusak. Sehingga NU sudah seharusnya bekerja keras untuk mewujudkan Mabadi Khaira Ummah, dengan membangun kesadaran bangsa ini untuk kembali kepada Pancasila,” imbuhnya.

Upaya untuk mengembalikan bangsa ini kepada Pancasila tiada lain hanya kembali kepada UUD 1945 naskah asli. Perjuangan tersebut harus menjadi kesadaran segenap anak bangsa.

Senator asal Jawa Timur itu juga berharap NU yang tetap berpegang pada prinsip Khittah 1926, dengan menjaga sikap Tawassuth, Tasamuh, Tawazzun dan I'tidal. Sehingga NU tetap menjadi lampu penerang bangsa ini.

“Saya mengajak semua elemen bangsa, bersama Nahdlatul Ulama mari kita menangkan Indonesia di mata dunia. Selamat Harlah ke 101, semoga kehadiran NU senantiasa membawa berkah. Memacu kinerja mengawal kemenangan Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya