Berita

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pulau Seribu (GMPS), melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta/Ist

Nusantara

Geruduk Balai Kota, Mahasiswa Keluhkan Pelayanan Kesehatan di Kepulauan Seribu

RABU, 31 JANUARI 2024 | 17:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pulau Seribu (GMPS), melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (31/1).

Massa yang tiba dengan menggunakan angkot tersebut, meminta Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menangani sejumlah permasalahan di Kepulauan Seribu. Terlebih, soal pelayanan publik dan izin-izin reklamasi.

"Pelayanan publik seperti kesehatan di Kepulauan Seribu minim kami rasakan, dan ini sudah terjadi sejak bertahun-tahun," kata Ketua GMPS, Rahman Hakim.


Menurutnya, keterbatasan tenaga ahli kesehatan di Kepulauan Seribu sejak beberapa lama, telah menyulitkan warga untuk mendapat layanan kesehatan.

"Untuk dokter-dokter ahli, misal seperti kita ingin berobat ke dokter gigi itu tidak bisa ditemukan setiap hari. Harusnya kan ada standby setiap hari," kata Rahman.

Sementara itu, korlap aksi, Ihsan Shidqi menambahkan, banyaknya penerbitan izin reklamasi hingga menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan ekonomi perlu menjadi perhatian.

"Kami minta agar pemda memeriksa kembali izin-izin reklamasi di pulau," kata Ihsan.

"Kepada Pj Gubernur DKI Heru Budi kami pun mendesak untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Bupati Kepulauan Seribu," sambungnya.   

Aksi unjuk rasa yang berlangsung hampir 30 menit itu sempat mendapat pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP.

Para mahasiswa itu kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan sejumlah aspirasinya.

 

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya