Berita

Rombongan ekretariat Nasional (Seknas) Sumatera Bersama Prabowo-Gibran melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)/Ist

Politik

Lanjutkan Program Jokowi, Seknas Sumatera Bersama Prabowo-Gibran Kampanyekan JTTS

RABU, 31 JANUARI 2024 | 16:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), semakin memudahkan masyarakat Sumatera atau daerah lainnya untuk lebih cepat tiba dari satu ke kota lainnya. Seperti dari Lampung ke Palembang yang kini hanya ditempuh kurang lebih lima jam perjalanan.

Ini yang kemudian membuat Sekretariat Nasional (Seknas) Sumatera Bersama  Prabowo-Gibran ingin agar Pemilu berjalan sekali putaran saja. Seknas sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Lintas Sumatera hingga ke Aceh.

"Sehingga nantinya, baik masyarakat maupun pelancong dari berbagai daerah di Indonesia lebih cepat tiba di berbagai daerah tujuan mereka. Dengan Tol Lintas Sumatera ini, perjalanan yang bisa memakan waktu dua hingga lima hari jalan darat bisa dipercepat menjadi satu hingga tiga hari saja," kata  Ketua Seknas Sumatera Bersama Prabowo-Gibran, Mhd Perismon dalam keterangannya, Rabu (31/1).


Dia menjelaskan dengan hanya sekali putaran dan dimenangkan oleh Prabowo-Gibran maka negara bisa menghemat penyelenggaraan pemilu tahap dua yang memakan biaya sebesar Rp27 triliun.

"Dana itu kalau untuk digunakan untuk pembangunan khususnya tol Sumatera maka akan terasa sekali dampaknya bagi masyarakat secara langsung," ucap Perismon.

Ditambahkan olehnya, dana pemilu putaran kedua bisa juga dialokasikan untuk memulai program makan siang serta susu gratis untuk anak-anak sekolah.

"Kita mau anak-anak kita terus tumbuh sehat dan pintar. Oleh karenanya program ini juga harus kita mulai. Bagaimana caranya ya dengan memilih Prabowo Gibran," tutup Perismon.

Dikonfirmasi terpisah Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mendukung upaya SekNas Sumatera untuk terus menggaungkan pembangunan Tol Trans Sumatera. Menurut Djoko, Tol Trans Sumatera dapat memangkas waktu tempuh minimal 50 persen perjalanan, sehingga menambah jumlah orang yang melakukan perjalanan di pulau tersebut.

Tol tersebut memiliki jalur utama dan tiga sirip. Jalur Utama  dimulai dari Bandar Lampung-Pekanbaru-Medan.

Sirip pertama dari Palembang- Muara Enim-Bengkulu. Sirip Kedua dari Pekanbaru - Bukittinggi.  Sirip ketiga Tebing Tinggi-Pematang Siantar- Tarutung- Sibolga.

“Saya melihat dari sisi penumpang. Sekarang kalau dari Jawa penumpang menggunakan Damri ke Lampung berangkat jam 7 malam sampai Lampung pagi, karena ada proses penyeberangan dan sebagainya. Sekarang jam 7 malam dari Gambir, jam 1 (malam) sudah sampai. Jadi lebih singkat, begitu juga dengan sebaliknya. Jadi memangkas waktu,” terangnya.

Djoko meyakini jika Trans Sumatera terus tersambung sampai Aceh, diprediksi perjalanan dari Lampung sampai Aceh hanya memakan waktu kurang dari 30 jam. Karena biasanya jika menggunakan non tol, bisa memakan waktu sampai lima hari.

"Itu kalau benar terhubung nggak sampai 30 jam orang dari Bakauheni sudah sampai Aceh. Kalau non tol 4 sampai 5 hari," tuturnya.

Dilain sisi pembangunan ini lanjut Djoko, juga akan memajukan sektor lainnya seperti sektor pariwisata yang berada di wilayah yang terdampak pembangunan tol seperti Danau Toba, dan Bukit Tinggi.

Kemudian banyak jasa travel yang menawarkan perjalanan dari Jawa, Bandung, Jakarta sampai ke Palembang akan tumbuh.

“Sektor lain yang terdampak positif adalah logistik. Dengan jarak tempuh lebih singkat maka pengeluaran untuk logistik juga akan terpangkas, sehingga harga-harga bisa lebih murah,” pungkasnya.

Diketahui jalan Tol Trans-Sumatera diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo pada 2015 silam. Dan saat ini progres Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Tahap 1 sudah selesai dan ditargetkan tahap 2 pembangunan rampung pada  2024.

"Tahap I ruasnya telah beroperasi dan dalam tahap konstruksi, dan sebagian tahap II ditargetkan selesai pada tahun 2024," ungkap Budi dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (13/9)

Sebagai informasi, JTTS adalah jaringan jalan tol sepanjang 2.818 km di Indonesia yang direncanakan menghubungkan kota-kota di Pulau Sumatera, dari Lampung hingga Aceh. Jalan Tol ini adalah jalur nadinya Pulau Jawa dengan Pulau Sumatra dan kelanjutan dari Jalan Tol Jakarta-Merak.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya