Berita

BYD China akan mulai memproduksi kendaraan listrik di Thailand/Net

Otomotif

Dibantu China, Produksi Mobil Listrik di Thailand Tumbuh Pesat

RABU, 31 JANUARI 2024 | 14:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produksi kendaraan listrik di Thailand diperkirakan akan tumbuh untuk pertama kalinya dalam dua tahun pada 2024.

Nikkei melaporkan Rabu (31/1), peningkatan ini terjadi karena semakin banyak perusahaan China seperti BYD dan SAIC Motor, yang berencana memulai produksi di Thailand pada 2024, mengikuti jejak rekan senegaranya Great Wall Motor.

Menurut perkiraan Federasi Industri Thailand yang diterbitkan Senin (29/1), produksi mobil di negara Asia Tenggara itu meningkat 3 persen menjadi 1,9 juta kendaraan tahun ini.


Khusus produksi untuk penjualan domestik, diperkirakan tumbuh 9 persen menjadi 750.000 kendaraan yang didorong peningkatan penjualan kendaraan penumpang.

Sementara produksi untuk ekspor terlihat tetap datar di angka 1,15 juta kendaraan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya