Berita

Ilustrasi pembangunan IKN/Net

Bisnis

Stanford University akan Groundbreaking di IKN dalam Dua Bulan Mendatang

RABU, 31 JANUARI 2024 | 14:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Universitas ternama asal Amerika Serikat, Stanford University akan melakukan peletakkan batu pertama atau groundbreaking di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam dua bulan mendatang.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Otorita IKN (OIKN), Bambang Susantono, dalam konferensi pers di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta yang ditayangkan secara virtual, Selasa (30/1).

"Kami sudah melakukan MoU (nota kesepahaman) dengan Stanford University dan Insya Allah dalam dua bulan ke depan groundbreaking untuk membuat sebuah pusat ekosistem digital yang kekinian," kata Bambang.


Standford University, kata Bambang akan groundbreaking di tempat pusat ekosistem digital di IKN, yang akan menjadi tempat bagi pengembangan talenta digital di Indonesia, dengan universitas dan ratusan perusahaan rintisan akan hadir di kawasan tersebut.

"Jadi akan ada satu komunitas talenta digital yang dibangun," ujarnya.

Adapun OIKN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Stanford University, California, AS, pada Rabu (15/11) waktu AS lalu, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Otorita IKN, dan Anindya Bakrie selaku alumnus Stanford dan Arun Majumdar dari Stanford Doerr School of Sustainability.

Selain Universitas Stanford, OIKN juga menjalin kerja sama dengan beberapa pusat riset ternama di dunia seperti Centre for Liveable Cities di Singapura yang akan mengukur jejak karbon hingg Hyundai untuk menggodok pilot project taksi terbang.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya