Berita

Komandan Komunikasi TKN Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono/RMOL

Politik

TKN Pastikan Info Beredar soal Program Sosial Rp5 Juta Per Bulan Hoax

RABU, 31 JANUARI 2024 | 02:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Selebaran digital menyebutkan adanya Program Sosial Rp5 juta per bulan dari situs noldua.com yang mengatasnamakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran dipastikan hoax.

Komandan Tim Komunikasi TKN, Budisatrio Dijwandono menjelaskan bahwa TKN Prabowo-Gibran tidak pernah memiliki program tersebut, dan tidak mengenal dengan pihak yang mengatasnamakan noldua.com.

Noldua.com bukan dari TKN (Prabowo GIbran). Kita tidak mengenal dan  tidak memiliki program tersebut. Menjanjikan sesuatu yang melanggar kepada masyarakat, Ini disinformasi dan fitnah kepada TKN Prabowo Gibran,” tegas Budisatrio kepada media di Jakarta, Selasa (30/1).


Untuk menindaklanjuti hoax tersebut, Budisatrio saat ini sedang menelusuri lebih detail tentang noldua.com dan pihak dibaliknya.

Setelah ditelusuri, tidak menutup kemungkinan pihak TKN akan menempuh langkah hukum terkait fitnah tersebut.

“Tim Hukum dan digital TKN sedang menelusuri. Hal seperti ini tidak akan didiamkan. Ini bisa menyesatkan masyarakat, merugikan Prabowo Gibran, bahkan juga menjadi pidana pencurian data pribadi. Kami akan segera melaporkan kepada pihak yang berwenang,” jelas Budisatrio.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu kemudian menjelaskan bahwa informasi resmi terkait TKN hanya berasal dari kanal-kanal resmi (official) TKN Prabowo Gibran sebagai berikut :

Web Resmi: http://prabowogibran2.id  
Youtube/Instagram/X(twitter) account: @prabowogibran2
Instagram/Tiktok/Tiktok: @prabowo.gibran2

“Kami menghimbau masyarakat untuk konfirmasi kepada kanal-kanal resmi, atau bisa mengirimkan email ke media@prabowogibran2.id, atau langsung datang ke Media Center Prabowo Gibran di Jl. Sriwijaya 1 No.16, Senopati, Jakarta Selatan," pungkas Budisatrio.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya