Berita

Dewan Pakar Bidang Ketenagakerjaan TPN Ganjar-Mahfud, Poempida Urip Priyopurnomo Hidayatullah/Net

Politik

TPN Pede Ganjar Unggul di Debat Capres Terakhir

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 13:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD sangat optimis capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo akan unggul pada debat terakhir atau kelima Pilpres 2024, yang akan digelar Minggu (4/2).

Adapun, debat capres terakhir mengusung tema "Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi".

Sebab, tema debat kelima Pilpres 2024 sudah dilaksanakan Ganjar selama 10 tahun menjadi Gubernur Jawa Tengah, periode 2013-2018 dan 2018-2023 sehingga bukan hal yang asing lagi atau bukan teori lagi.


Dewan Pakar Bidang Ketenagakerjaan TPN Ganjar-Mahfud, Poempida Urip Priyopurnomo Hidayatullah mencontohkan, saat menjabat gubernur, Ganjar memiliki program SMK Gratis di Jateng untuk warga miskin.

"Sekarang ada Program Satu Sarjana Satu Keluarga Miskin, di bidang kesehatan Program Satu Desa Satu Faskes dan Satu Nakes," ujar Poempida dalam keterangannya, Selasa (30/1).

Di sisi lain, Poempida menyebut bahwa terkait persoalan stunting, Ganjar-Mahfud akan mengatasinya dengan solusi yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan bayi sejak lahir hingga kesejahteraan kader posyandu pun jadi perhatian.

Dikatakan Poempida, Ganjar-Mahfud akan menggalakkan pendataan kesehatan bayi sejak lahir secara digitalisasi di tingkat Posyandu, sehingga kondisi setiap bayi dan anak terpantau. Data itu juga akan merekam status vaksinasi anak.

Cara ini, kata dia, akan mencegah terjadinya stunting dan berbagai penyakit, baik penyakit menular dan tidak menular.

Tidak hanya itu, keadaan sanitasi di sekitar tempat tinggal warga pun menjadi perhatian, karena jika akses air bersih terbatas untuk mandi, mencuci dan buang air di permukiman tidak memenuhi syarat sanitasi yang baik, maka bisa berisiko penyakit menular seperti diare.

"Kita mengedepankan upaya promotif dan preventif dibanding pengobatan atau kuratif hingga ke desa-desa," demikian Poempida.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya