Berita

Habil Marati dan fungsionaris Sekber KIB saat konferensi pers di Hotel Solia Solo, Senin sore (29/1)/Ist

Politik

Bila Terpilih, Ini 3 Hal yang Harus Dijalankan Amin

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 20:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setahun sejak Anies Baswedan masih bakal calon presiden (Bacapres) hingga ditetapkan sebagai Capres didampingi Cawapres Muhaimin Iskandar, Sekretariat Bersama Koordinator Kuning Ijo Biru (Sekber KIB) telah sosialisasi di 1.200-an desa Tanah Air.

Koordinator Sekber KIB, Habil Marati, mengatakan, setahun terakhir ini pihaknya mensosialisasikan Anies Baswedan dengan mengunjungi 20 provinsi, 112 kabupaten, 1.200 desa, dan berdiskusi dengan 65 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia, di dalam maupun di luar kampus, untuk menangkap keinginan besar rakyat atas visi misi Anies-Muhaimin alias Amin.

"Memenangkan Amin sama dengan memerdekakan kembali rakyat. Karena pasangan itulah yang akan mengisi dan mewujudkan cita-cita kemerdekan," kata Habil Marati, pada konferensi pers di Hotel Solia Solo, Senin sore (29/1).


Setelah perjalanan panjang itu, sambung dia, Sekber KIB meminta tiga hal kepada Amin untuk dijalankan, bila terpilih sebagai presiden dan wakil presiden 2024-2029.

"Pertama, tunaikan janji-janji perubahan untuk keadilan seluruh rakyat Indonesia. Kedua, bebaskan PBB petani, TNI-Polri dan guru. Ketiga, libur nasional tiap Jumat-Minggu, untuk mewujudkan lokomotif pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya pariwisata," papar Habil.

Dia juga berharap Amin memfasilitasi seluruh rakyat untuk memiliki rumah, sebagai program papan.

Konferensi pers juga dihadiri mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang. Dia meyakini, dari segi integritas, hanya Amin yang memiliki komitmen pemberantasan korupsi, dan KPK dapat dipulihkan marwahnya.

Sementara Ketua Go Anies, Sirajuddin Wahab, mengaku pesimistis Pemilu 2024 berjalan fair. Untuk itu dia mengingatkan bahwa pemerintah akan berhadapan dengan rakyat, bila Pemilu berlangsung curang.

Sedang aktivis KIB, Yasin Kara, menyatakan, hanya Amin yang paling memenuhi syarat untuk memperbaiki kerusakan rezim. Track record Amin sudah terbukti dan teruji.

Terakhir, Ketua Harian Front Pembangunan Perubahan (FPP), Prof Anwar Sanusi, menyatakan, Amin akan menegakkan pemerintahan yang bersih dari KKN, sesuai peraturan perundang-undangan hasil reformasi.

Mengingat, kata Anwar, Amin bukan bagian dari rezim, sehingga tidak memiliki beban dan utang budi ke oligarki.

Tampak hadir juga personel KIB seperti Andrianto Andri, Andi Wardana, Ibrahim Aji, Anton, dan lainnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya