Berita

Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Ganjar Tegaskan Komitmen Kesetaraan untuk Penyandang Disabilitas

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menunjukkan kedekatannya dengan semua elemen masyarakat pendukungnya, saat menghadiri Hajatan Rakyat Yogyakarta di Alun-Alun Wates, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta.

Ganjar datang mengenakan kemeja putih Sat Set dengan rompi hitam, langsung menyapa puluhan ribu pendukungnya yang datang dari berbagai daerah di DIY sampai Jawa Tengah itu.

Perhatian mantan Gubernur Jawa Tengah itu sempat teralihkan pada seorang pendukungnya yang tuna rungu, saat dia naik ke atas panggung acara.


Ganjar dan penyandang disabilitas itu sempat saling melempar bahasa isyarat. Dia pun memberikan rompi yang dikenakannya sebagai wujud perhatian untuk penyandang disabilitas.

"Ini kelompok tuli saya mau sapa dulu. Termasuk teman-teman penyandang disabilitas inilah bapak ibu yang perlu mendapatkan perhatian," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis, Senin (29/1).

Dalam orasi politiknya, Ganjar kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian dengan konsep pembangunan bangsa no one left behind atau tidak ada seorang pun yang tertinggal, termasuk untuk kalangan termarjinalkan seperti penyandang disabilitas.

"Konsep dan teorinya tidak terlalu sulit, cerita merencanakan pembangunan dengan no one left behind, tidak ada yang ditinggalkan termasuk kelompok masyarakat wabil khusus disabilitas," tuturnya.

Selain komitmen menyetarakan hak penyandang disabilitas, Ganjar juga menyampaikan pentingnya pendidikan untuk masyarakat kurang mampu.

Hal itu, kata mantan Gubernur Jawa Tengah itu, harus sejalan untuk optimalisasi bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sebagai informasi, dalam Hajatan Rakyat Yogyakarta turut dihadiri Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Arsjad Rasyid, Dewan Penasihat TPN Yenny Wahid, seniman Butet Kartaredjasa hingga Slank.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya