Berita

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

3 Kunci Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 12:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berpeluang memenangkan Pilpres 2024. Hal ini terlihat dari hampir semua lembaga survei yang menyatakan Prabowo-Gibran menempati posisi teratas.

"Prabowo-Gibran punya peluang besar mengalahkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD," kata Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Sugiyanto dalam keterangannya, Senin (29/1).

Menurut Sugiyanto, untuk menang satu putaran, TKN Prabowo-Gibran masih mempunyai waktu 15 hari lagi untuk bekerja keras. Yang paling mendesak adalah memastikan pemenuhan syarat konstitusional yang mengatur pelantikan presiden dan wakil presiden setelah memenangkan pemilihan umum, terutama untuk lebih dari dua pasang calon presiden dan wakil presiden.


Setidaknya ada tiga kunci penting yang harus diperhatikan oleh TKN Prabowo-Gibran. Pertama, memastikan Prabowo-Gibran mendapatkan lebih dari 50 persen suara dalam Pilpres 2024. Dalam konteks ini, peluang Prabowo-Gibran memperoleh lebih dari 50 persen suara sangat tinggi.

Kunci penting kedua adalah TKN Prabowo-Gibran harus memastikan perolehan suara tersebut minimal 20 persen di setiap provinsi di Indonesia. Sementara itu, kunci penting ketiga adalah bahwa perolehan suara Prabowo-Gibran yang melebihi 50 persen harus tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

"Terkait kunci penting kedua dan ketiga ini, hal utama yang perlu dilakukan TKN Prabowo-Gibran adalah melakukan pemetaan pada 38 provinsi di Indonesia," kata Sugiyanto.

Akan tetapi, jika perolehan suara Prabowo-Gibran tidak memenuhi tiga kunci penting tersebut, maka Pilpres 2024 akan berlangsung dalam dua  putaran.

Jika Pilpres 2024 dilakukan dalam dua putaran, kata Sugiyanto, TKN Prabowo-Gibran akan menghadapi tugas yang berat. Sebab berdasarkan teori peluang matematika, dengan hanya dua pasangan yang bertarung, maka peluang kemenangan atau kekalahan menjadi 50:50.

"Oleh karena itu, TKN Prabowo-Gibran perlu menerapkan segala strategi dan taktik terbaik untuk memastikan kemenangan pada 14 Februari 2024 dalam satu putaran sebagai tujuan utama," demikian Sugiyanto.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya