Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Intel Gandeng UMC Taiwan untuk Kemitraan Jangka Panjang di Arizona

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan semikonduktor AS, Intel, akan melakukan kerja sama dengan United Microelectronics (UMC) Taiwan. Kemitraan keduanya akan mengarah pada produksi di negara bagian Arizona pada tahun 2027.

Dalam kerja sama yang ditandatangani pada Kamis (25/1), kedua perusahaan akan mengembangkan teknologi 12-nanometer.

Kolaborasi jangka panjang, yang “menyatukan kapasitas manufaktur Intel di AS dan pengalaman pengecoran UMC yang luas pada node-node yang sudah matang,” akan berfokus pada seluler, infrastruktur komunikasi, jaringan, dan pasar dengan pertumbuhan lainnya, menurut pernyataan kedua perusahaan itu.


Intel mengatakan perjanjian jangka panjang ini dapat memanfaatkan kapasitas produksinya di AS dan pengalaman UMC yang luas dalam teknologi produksi chip yang matang yang melayani berbagai pengembang chip.

Berbasis di kota Hsinchu, Taiwan, UMC adalah rekanan yang lebih kecil dari Taiwan Semiconductor Manufacturing, pembuat chip kontrak terbesar ketiga di dunia.

"Kemitraan baru ini akan memanfaatkan peralatan yang ada di beberapa pabrik chip Intel dan “mengurangi investasi di muka,” kata Intel, seperti dikutip dari Nikkei, Sabtu (27/1).

Stuart Pann, wakil presiden senior Intel dan manajer umum Intel Foundry Services, mengatakan kolaborasi dengan UMC  menunjukkan komitmen Intel untuk menghadirkan inovasi teknologi dan manufaktur di seluruh rantai pasokan semikonduktor global.

Pann menegaskan kembali tujuan perusahaan AS untuk menjadi pabrik pencetakan logam terbesar kedua di dunia pada tahun 2030.

TSMC memimpin dengan pangsa pasar hampir 60 persen, menurut peneliti Counterpoint. Samsung menempati urutan kedua dengan pangsa sekitar 13 persen, disusul UMC sebesar 6 persen.

Selama beberapa dekade, Intel memprioritaskan pembuatan chip tingkat lanjut untuk unit pemrosesan pusatnya sendiri untuk PC dan server. Sekarang, CEO Pat Gelsinger bertujuan untuk mengubah model ini, membuka kapasitas produksi untuk pelanggan eksternal dan mendiversifikasi basis klien perusahaan.

Kolaborasi Intel dengan UMC bertujuan untuk memanfaatkan keahlian pembuat chip kontrak asal Taiwan tersebut dalam melayani basis pelanggan yang luas seperti Qualcomm, MediaTek, Nvidia, Broadcom, NXP, dan Infineon.  

Kemitraan dengan UMC terjadi beberapa bulan setelah tawaran Intel untuk mengakuisisi Tower Semiconductor gagal pada Agustus 2023.

Liu Chitung, kepala keuangan UMC, mengatakan kepada Nikkei Asia bahwa pengembangan bersama sebagian besar akan dilakukan di Arizona, dengan produksi massal diperkirakan akan dimulai pada tahun 2027.

“Kolaborasi ini dapat membantu kami memiliki jejak produksi yang lebih beragam di AS. Kami kemudian dapat memberitahu pelanggan bahwa kami memiliki produksi chip 12 nanometer di AS,” kata Liu.

Liu mengatakan kedua perusahaan nantinya akan berbagi keuntungan dari pengembangan bersama, namun belum memutuskan bagaimana membagi pendapatannya.

Jason Wang, salah satu presiden UMC, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kolaborasi perusahaannya dengan Intel dapat membantu UMC memajukan teknologinya dan mencapai kapasitas hemat biaya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya