Berita

CEO Pertamina NRE, Dannif Danusaputro/Ist

Bisnis

CEO Pertamina NRE Raih Penghargaan di Asian Management Excellence

JUMAT, 26 JANUARI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) terus mendapat pengakuan internasional dalam upaya mengembangkan bisnis hijau.

Terbaru, CEO Pertamina NRE, Dannif Danusaputro meraih penghargaan Indonesia Executive of the Year - Renewable Energy dalam ajang Asian Management Excellence Award pada Selasa (23/1).

Kepemimpinan Dannif dinilai berhasil dalam mengembangkan bisnis hijau, dan memiliki kinerja luar biasa dalam memimpin Pertamina NRE. Salah satu keberhasilannya yakni pengembangan bisnis karbon dengan mewujudkan capaian luar biasa hingga sampai pada inisiatif perdagangan karbon.


Berkat prestasi tersebut, Tim Karbon Pertamina NRE juga mendapatkan penghargaan di ajang yang sama, yaitu Team Of The Year- Renewable Energy.

Dannif dinilai layak mendapatkan penghargaan Indonesia Executive of the Year - Renewable Energy, oleh para dewan juri yang berasal dari “Big Four Consultant”, antara lain KPMG, PWC dan EY. CEO Pertamina NRE menunjukkan performa yang luar biasa dalam meningkatkan kapasitas terpasang dari pembangkit listrik tenaga surya sebesar 236 persen di tahun 2023.

Tidak hanya itu, pengembangan bisnis hijau lainnya juga menunjukkan perkembangan yang progresif dalam kepemimpinannya. Di bawah kepemimpinan Dannif, Pertamina NRE pada tahun 2022 memulai berbagai inisiatif bisnis hijau dan membangun kolaborasi dengan mitra strategis domestik maupun luar negeri.

Pada pengembangan hidrogen bersih, Pertamina NRE bekerja sama dengan setidaknya enam mitra strategis: SEMBCORP, IGNIS, TEPCO, Keppel, Chevron, dan Krakatau Steel.

Kemudahan dalam inisiatif solusi berbasis alam, Pertamina NRE bekerja sama dengan Perum Perhutani. Sementara untuk inisiatif perdagangan karbon, Pertamina NRE menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pertamina Hulu Energi dan Pertamina Kilang Internasional.

Dannif secara aktif mendorong implementasi aspek ESG di Pertamina NRE sebagai bentuk komitmen dalam menurunkan emisi karbon dan mendukung pemerintah Indonesia mencapai net zero emission pada tahun 2060.

“Dannif adalah pemimpin yang gigih. Apa yang dilakukannya telah melampaui lingkup tugas resminya” kata salah satu dewan juri dari EY (Ernst & Young), Jason Seng.

Sementara itu, tim bisnis karbon Pertamina NRE, yang terdiri dari tujuh personel yang telah berdedikasi dengan baik untuk melaksanakan misi bisnis hijau keberlanjutan. Mereka telah mencapai prestasi gemilang dan menetapkan standar inovasi baru dalam bisnis karbon dengan peluncuran Bursa Karbon Perdana di Indonesia.

Melalui upaya tim ini, Pertamina NRE telah mengukuhkan posisinya sebagai pelopor bisnis karbon dengan menjadi penjual kredit karbon pertama di IDXCarbon.

Keberhasilan mereka melakukan perdagangan 460 ribu kredit karbon di hari peluncuran IDXCarbon menunjukkan kapabilitas dalam mengelola kompleksitas pasar karbon. 28 perusahaan dari berbagai sektor, termasuk industri dan perbankan, berinvestasi dalam bisnis karbon tersebut.

"Apa yang kami raih hari ini, menunjukkan komitmen Pertamina NRE pada keberlanjutan. Melalui dedikasi, pembelajaran, dan upaya bersama, kami tidak hanya memenuhi tetapi kami melampaui harapan," demikian Dannif.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya