Berita

Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN), Hafif Assaf (tengah)/Ist

Politik

Tanggapi Survei The Economist, ProGib Nusantara Terus Berjuang Incar Satu Putaran

JUMAT, 26 JANUARI 2024 | 01:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hasil survei media asing, The Economist merilis pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan sebesar 50 persen.

Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN), Hafif Assaf menyebut, hasil survei ini menjadi dorongan dan penambah motivasi bagi seluruh organ relawan dan pendukung Prabowo-Gibran untuk terus berjuang memenangkan paslon nomor urut 2 itu dalam sekali putaran Pilpres 2024.

"Kami tentu mengapresiasi hasil survei tersebut. Kami pun akan tetap berjuang dengan semangat agar Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa menang sekali putaran," kata Hafif dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis malam (25/1).


Ditambahkan oleh Ketua DPP Hubungan Kelembagaan Relawan ProGib Nusantara, Rully Satria menjelaskan, Relawan PGN fokus kerja-kerja elektoral untuk mendukung Prabowo-Gibran untuk menang sekali putaran.

Sehingga, lanjut dia, dapat menghemat keuangan negara dalam pelaksanaan pemilu dan mempercepat pembangunan bangsa.

Di samping itu, Bendahara Umum Relawan ProGib Nusantara, Abi Alamsyah juga menyampaikan kembali dan mengajak semua komponen anak bangsa agar proses kampanye tetap dilakukan secara aman dan damai.

"Tetap kedepankan kampanye damai dan jaga persatuan kesatuan bangsa. Karena nilai persatuan sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan bangsa yang semakin besar dan kompleks kedepannya," ujar Abi.

Sebelumnya, The Economist merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan sebesar 50 persen. Data ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan per 16 Januari 2024.

Laporan itu terangkum dalam artikel The Economist dalam judul 'Who Will be The Next President of Indonesia' yang dirilis pada Rabu (24/1). Survei tersebut mencoba memantau siapa calon presiden yang bertarung dan bagaimana dukungan terhadap ketiga kandidat, yaitu Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.

Adapun hasil survei untuk ketiga capres, yakni Prabowo sebesar 50 persen, Ganjar 23 persen, dan Anies 21 persen. Meski terdapat penurunan suara antara periode September hingga Oktober 2023, tetapi elektabilitas Prabowo terus mengalami kenaikan pada 31 Oktober 2023 hingga Januari 2024.

Media asal Inggris itu juga menyebut sosok Prabowo jika terpilih sebagai Presiden Indonesia akan meneruskan program Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Prabowo tidak hanya menganut paham 'Jokowinomics', yaitu pembangunan berbasis infrastruktur, tetapi juga menggandeng putra Jokowi yang berusia 36 tahun, Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangannya," demikian tulis The Economist.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya