Berita

Presiden Joko Widodo saat berada di Kecamatan Kalibagor, Banyumas, Jawa Tengah/Net

Politik

Jokowi Menepuk Air di Dulang Terpercik Muka Sendiri

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 18:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan presiden dan menteri boleh berkampanye dan memihak tidak akan menguntungkan Presiden Joko Widodo. Sebaliknya, Presiden justru akan dicap negatif dan kehilangan kepercayaan publik.

"Ini seperti peribahasa menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri. Presiden yang awalnya baik dan jadi idola wong cilik, kini kok jadi bringas tak karuan,"  kritik pengamat politik Samuel F Silaen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/1).

Pada dasarnya, pemilu merupakan ajang rakyat untuk menyampaikan hak konstitusionalnya memilih dan menentukan pemimpin bangsa Indonesia.


Namun demikian, apa yang disampaikan Jokowi tidak etis karena ada status Kepala Negara yang melekat. Hal ini cukup mengagetkan karena pada kesempatan sebelumnya, Presiden Jokowi selalu mengingatkan netralitas kepada pejabat negara.

"Publik terperanjat dan terheran-heran, tak pernah terbayang bahwa Presiden Jokowi akan mengalami guncangan hebat. Ini jadi topik pembahasan publik, apa penyebab presiden berubah?" ujar Silaen.

Jokowi, kata Silaen, terlihat makin kehilangan identitasnya menjelang akhir masa jabatan sebagai Presiden RI.

"Presiden makin kacau dan kehilangan identitas sebagai pemimpin bangsa. Apa yang membuat ia galau berat hingga sampai harus turun ikut kampanye?" kritik Silaen.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya