Berita

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud MD: Saya Tidak Pernah Gunakan Fasilitas Negara

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye dipastikan tidak dilakukan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD.

Hal itu disampaikan Mahfud dalam video yang beredar di media sosial (medsos) X, yang disebut direkam dalam acara Tabrak Prof. Mahfud di Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Saya juga ingin memberi contoh, kalau saya menjadi cawapres masih merangkap, apakah saya menggunakan kedudukan saya untuk memanfaatkan fasilitas negara atau tidak? Ini sudah 3 bulan saya lakukan, saya tidak pernah menggunakan fasilitas negara," ujar Mahfud.


Sosok yang masih menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu memastikan, keikutsertaannya dalam kontestasi politik 2024 tidak mengganggu kinerjanya di pemerintahan.

"Saya masih berkantor di Polhukam secara rutin. Semua tugas-tugas, semua surat-surat masuk pasti selesai tidak sampai seminggu di meja saya, meski saya cawapres," sambungnya menegaskan.

Tak cuma itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mengingatkan pejabat daerah agar tidak menganggapnya Menko Polhukam, apabila datang ke daerah untuk berkampanye Pilpres 2024.

"Dan saya minta kepada pemerintah daerah yang kenal baik dengan saya, jangan menjemput saya atau melayani saya kalau saya ke daerah, karena saya tidak mau menggunakan jabatan saya untuk menggunakan fasilitas pemerintahan," jelasnya.

"Maksud saya, ini agar ditiru oleh yang lain, kepada calon presiden maupun calon wakil presiden, jangan mau diantar, jangan didampingi, hanya minta pengamanan saja kepada Polri," demikian Mahfud menambahkan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya