Berita

Istri Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (25/1)/RMOL

Politik

Pesan Atikoh di Lumajang: Ibu-ibu adalah Tiang Negara

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 14:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Istri Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti melanjutkan safarinya di Jawa Timur dengan mengunjungi sebuah lokasi di Darungan, Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, pada Kamis siang (25/1).

Pada kesempatan ini, Atikoh bersilaturahmi dengan ribuan warga sekitar, sukarelawan.

Adalah Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur Agus Wicaksono menjadi tokoh yang menyambut Atikoh tiba di lokasi silaturahmi.


Atikoh pun berkesempatan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, dia mengurai alasan peserta silaturahmi yang dilaksanakan ini mayoritas ibu-ibu. Sebab, kaum hawa menjadi tiang negara.

“Ganjar-Mahfud itu menyadari semua bahwa ibu-ibu ini adalah tiang negara. Di tangan ibu-ibu inilah bagaimana masa depan bangsa dan negara itu bisa terwujud terbentuk dengan baik,” ucap Atikoh.

"Cita-cita bangsa bisa tercapai ketika ibu-ibunya bergerak untuk memilih pemimpin yang amanah. Kita bisa melihat rekam jejaknya, bagaimana menghormati orang lain," tambahnya.

Atikoh pun sempat menceritakan kondisi harga kebutuhan pokok yang saat ini mengalami kenaikan. Pasalnya, pada Kamis pagi (25/1) ia sempat mengunjungi pasar induk Bondowoso.

"Saya baru tadi ke pasar, semuanya baru naik. Mulai bawang merah, sayuran, minyak, gula, beras, ini yang pusing ibu-ibu. Ya, enggak," kata dia.

Sementara itu, Agus dalam sambutannya mengucapkan selamat datang bagi Atikoh yang baru datang Lumajang.

"Selamat datang calon ibu negara, Ibu Siti Atikoh Ganjar Pranowo," kata dia berbicara menyambut Atikoh.

Agus berharap segala cita-cita yang diupayakan paslon nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memperoleh restu Allah SWT meskipun iklim demokrasi di Indonesia tidak dalam keadaan baik.

"Semoga yang dilakukan Pak Ganjar dan Pak Mahfud senantiasa mendapatkan ridha Allah SWT, walaupun proses demokrasi hari ini tidaklah baik-baik saja,” ungkap Agus.

“Namun, yang diajarkan oleh founding father kita, Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Kiai Hasyim Asy'ari, Kiai Agus Salim, dan para pahlawan lain bahwa politik itu penuh perjuangan, penuh dengan kehendak baik, bahwa politik itu dedication of life mengabdi kepada bangsa dan tanah air," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya