Berita

Baznas RI melakukan kick off program Traning of Trainer (ToT) Pengajar Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas Sensorik Rungu Wicara di 34 Provinsi se-Indonesia/Ist

Nusantara

Baznas RI Kick Off Program ToT Pengajar Al-Qur'an Isyarat di 34 Provinsi

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 04:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melakukan kick off program Traning of Trainer (ToT) Pengajar Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas Sensorik Rungu Wicara di 34 Provinsi se-Indonesia dengan total 1.020 trainer.

Kick Off Pelatihan Guru dan Tenaga Pendidik Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara tersebut diselenggarakan di Yogyakarta, Rabu (24/1).  

"Ini merupakan bentuk dukungan Baznas RI kepada para penyandang disabilitas sensorik, dan memastikan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk memahami agama mereka dengan menyediakan pengajar Al-Qur'an isyarat," ujar Ketua Baznas RI KH. Noor Achmad.


Di sisi lain, kata Kiai Noor, kemampuan penyandang disabilitas dalam membaca Al-Qur'an masih rendah. Untuk itu, Baznas ingin mempersiapkan pengajar yang kompeten sehingga akses pendidikan Al-Qur`an bagi penyandang disabilitas sensorik ini dapat terpenuhi.

“Perlu diketahui juga bahwa Indonesia merupakan negara satu-satunya yang menyusun panduan Al-Qur’an isyarat lengkap dengan harakatnya,”kata Kiai Noor.

Kiai Noor mengatakan, program ini berlangsung selama satu tahun 2024, dengan target per-tahunnya menghasilkan sebanyak 1.020 pengajar se-Indonesia dan akan terus berlanjut.

"Program ini bisa diikuti oleh lembaga/yayasan/komunitas yang fokus dalam bidang pendidikan agama Islam, dan ada juga dari mitra Sedekah Konsumen Alfamart,” tambahnya.

Kiai Noor berharap, program ini dapat mencetak lebih banyak pengajar yang dapat mengajar Al-Qur'an isyarat, dan memiliki pemahaman yang kuat tentang cara mengajar dengan efektif kepada penyandang disabilitas sensorik.



Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya