Berita

Ketua Pasukan Perang Darat (PPD) Washinton P. Situmorang/Ist

Politik

Suara Ganjar-Mahfud di Jabar Diprediksi Lebih Besar dari Jokowi

RABU, 24 JANUARI 2024 | 23:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penerimaan warga Jawa Barat terhadap pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Ganjar Pranowo-Mahfud MD secara umum baik. Hal itu terlihat selama aksi canvassing yang dilakukan tim Pasukan Perang Darat (PPD) di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat dan 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten.

“Kami yakin pasangan Ganjar-Mahfud akan meraih suara lebih baik ketimbang yang pernah dicapai Joko Widodo dalam Pilpres 2014 dan 2019 lalu,” kata Ketua PPD, Washinton P. Situmorang dalam keterangannya, Rabu (24/1).

PPD adalah salah satu kelompok relawan yang bekerja mendukung kemenangan Jokowi di Pilpres 2019 lalu, namun kini memilih mendukung Ganjar-Mahfud. Berbeda dengan sebelumnya, saat mendukung Jokowi, PPD lebih banyak berkonsentrasi di wilayah perkotaan, kini memilih untuk melebarkan wilayah kerjanya di bagian Barat Pulau Jawa.


"Pilpres 2019 PPD menyuarakan Jokowi-Ma'ruf Amin di perempatan-perempatan lampu merah, pasar-pasar, stasiun- stasiun kereta api dan sudut-sudut kota di wilayah Jabodetabek. Sekarang kita berusaha lebih lagi untuk memenangkan Ganjar-Mahfud, kita suarakan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat dan Banten, sampai ke pelosok-pelosok desa," kata Washinton.

Tim PPD telah mendatangi 258 titik yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat dan Banten. Kelompok-kelompok warga yang tertarik namun belum banyak mengenal diharapkan akan memutuskan memilih memperkuat elektabilitas

PPD bekerja dengan acuan analisa data dunia maya. Sehingga ada kombinasi aktivitas di darat dan udara. Pola ini merupakan wujud metode kerja kampanye modern untuk mendapat informasi akurat di tengah informasi data-data lembaga survei yang mesti diuji langsung akurasinya.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya