Berita

Istri capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, menemui warga Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (24/1)/RMOL

Politik

Atikoh: InsyaAllah Program Ganjar-Mahfud Pro Rakyat

RABU, 24 JANUARI 2024 | 19:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti, mengajak masyarakat untuk tak lupa menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang.

Ia mengimbau agar jangan sampai salah pilih, karena pilihan itu menyangkut pembangunan Indonesia 5 tahun mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Siti Atikoh saat bertemu ribuan warga dalam Istighosah di Pendopo Yayasan Bumi Sroyo, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (24/1).


“Jangan lupa pilih karena ini sangat penting untuk pembangunan lima  tahun ke depan,” kata Atikoh.

Menurut Atikoh, dengan memilih pemimpin ke depan, harapannya mereka berjuang untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

“Agar pembangunan lima tahun ke depan benar-benar untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Bukan untuk kemakmuran pribadi, bukan untuk kemakmuran keluarga, bukan untuk kemakmuran saudara-saudaranya, tapi untuk seluruh masyarakat,” tuturnya.

Perempuan lulusan S2 University of Tokyo ini juga mengingatkan agar masyarakat tak tergiur memilih dengan iming-iming uang bahkan pemberian sembako. Menurutnya memilih pemimpin harus menggunakan hati nurani.

Kalaupun ada yang memberikan uang atau barang sembako, menurut Atikoh, rakyat boleh menerima dan menganggap sebagai rezeki. Namun pilihan harus tetap didasarkan hati nurani, bukan dipengaruhi materi-materi tersebut. Pilihan pemimpin harus mengutamakan pertimbangan amanah, kemampuan mengatasi permasalahan, dan kemauan berjuang bersama rakyat.

“Dan jangan tergiur dengan uang Rp100 ribu, beras 5 kilo, minyak 1 kilo, karena itu nanti dibayar lima tahun. Kalau ada yang ngasih, ya enggak apa-apa, itu rezeki. Tapi untuk pilihan, tetapkan sesuai hati nurani. InsyaAllah pemimpinnya amanah, pemimpin paham permasalahan, pemimpinnya bisa berjuang bersama masyarakat,” kata Atikoh.

Atas dasar itu, Atikoh berharap Pemilu nanti akan terpilih pemimpin yang harapannya benar-benar bisa amanah dan memperjuangkan seluruh masyarakat yang ada di Indonesia.

“Terutama masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bukan hanya memperjuangkan pribadi, kemudian memperjuangkan keluarga atau memperjuangkan sekelompok orang, tetapi seluruh warga masyarakat. Dengan seperti ini kita turun ke lapangan, tidur di rumah warga, benar-benar tahu persoalan riil yang ada di seluruh Indonesia. Bukan hanya di wilayah-wilayah tertentu saja, tetapi di seluruh Indonesia,” harapnya.

Lebih jauh ia menyatakan, program-program yang telah disusun dan akan diterapkan oleh Ganjar-Mahfud MD jika terpilih di Pilpres 2024 sebagai presiden dan wakil presiden, akan pro rakyat.

“InsyaAllah Ganjar-Mahfud itu program-programnya sangat pro rakyat, sat set kerjanya, tas tes,” pungkas Atikoh.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya