Berita

PT Pertamina (Persero) menggelar Program Sekolah Energi Berdikari di SMK SMTI Kota Makassar/Ist

Bisnis

Meluas, Sekolah Energi Berdikari Pertamina Hadir di Makassar

RABU, 24 JANUARI 2024 | 13:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Sekolah Energi Berdikari (SEB) diperluas PT Pertamina (Persero). Setelah sebelumnya dibuka di Papua, kini Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar kegiatan di SMK SMTI Kota Makassar.

Dalam kegiatan ini, Pertamina memberikan edukasi energi bersih ramah lingkungan serta memberikan bantuan berupa panel surya sebagai bentuk penerapan energi bersih ramah lingkungan kepada pihak sekolah.

Kegiatan EB Pertamina ini dihadiri Pjs Manager CSR PT Pertamina (Persero), Reno Fri Daryanto; Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw; Region Manager Corporate Operation & Services PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wisnu Fajar Baskoro; Kepala Sekolah SMK SMTI Kota Makassar, Basri Nur; serta berbagai stakeholder terkait.


Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan program SEB bertujuan untuk mendukung keterlibatan sekolah dan generasi muda dalam keberlanjutan lingkungan (environmental sustainability).

Program ini juga mendorong para siswa memberikan dampak ke masyarakat sekitar melalui edukasi dan penggunaan energi terbarukan. Program tersebut sejalan dengan upaya Pertamina mendukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimplementasikan nilai-nilai Adiwiyata.

"Selain itu, program ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina mengimplementasikan ESG (Environmental, Social, and Governance) dan Sustainability Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu pendidikan berkualitas, poin 7 energi bersih dan terjangkau, dan poin 13, penanggulangan perubahan iklim," ujar Fahrougi.

Lebih lanjut Fahrougi mengatakan, sebagai wujud dukungan SEB, Pertamina menyalurkan bantuan instalasi panel surya di SMK SMTI Kota Makassar. Instalasi solar panel ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan lebih baik di sekolah dan memberikan edukasi kepada para siswa terkait transisi energi dalam energi terbarukan.

“Kami pun memberikan bantuan panel surya dengan kapasitas 3,3 KWP dengan kurang lebih dapat membantu mereduksi sebesar 3.250 kg Co2 per tahun. Panel surya ini pun nanti digunakan untuk pembelajaran terutama siswa jurusan mekatronika, listrik hybrid di ruangan guru dan perpustakaan serta untuk penerangan lampu taman,” tambahnya.

Dalam kegiatan SEB, Staf Khusus Presiden Bidang Pendidikan dan Inovasi sekaligus ambassadors of SDG's Indonesia, Billy Mambrasar menyelenggarakan sharing session. Ada juga Kelas Perwira yang diisi Perwira PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan membawakan sejumlah materi di kelas-kelas.

Rangkaian kegiatan SEB di SMK SMTI Kota Makassar melibatkan lebih banyak pelajar, terutama melalui upcycling competition. Event Pertamina ini mendorong para pelajar berinovasi dan menciptakan alat dengan semangat lingkungan melalui kegiatan daur ulang.

Selain para pelajar, dalam kesempatan ini pula sejumlah pejabat yang hadir juga ikut aktif dengan melakukan penanaman pohon.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK SMTI Kota Makassar, Basri Nur menyampaikan terima kasih kepada Pertamina dan pemerintah atas dukungannya kepada sekolah. Baginya, program SEB merupakan salah satu upaya pencapaian penerapan energi ramah lingkungan sebagaimana target SMK SMTI Kota Makassar menjadi Sekolah Adiwiyata.

"Kesadaran pemanfaatan energi terbarukan perlu dimulai dari saat ini. Diharapkan, program Adiwiyata yang telah diterapkan di sekolah ini dapat terus berkembang dan mampu meningkatkan level Adiwiyata di SMK SMTI tahun ini " tutup Basri.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya