Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari/Ist

Hukum

Abdul Kharis: TNI-Polri Harus Bertindak Tegas dan Terukur Tangani KST Papua

RABU, 24 JANUARI 2024 | 08:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peristiwa kontak tembak antara TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua di Intan Jaya, Papua Tengah pada Minggu kemarin jadi perhatian Komisi I DPR RI.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, TNI dan Polri perlu memberi tindakan tegas dan terukur terkait teror kekerasan hingga penembakan yang dilakukan kelompok sparatis agar menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

“Penindakan yang tegas dan terukur harus dilakukan TNI dan Polri guna menghentikan aksi-aksi kriminal mereka. Tentunya untuk memberikan lingkungan yang aman bagi masyarakat Papua," kata Abdul Kharis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/1).


Menurutnya, situasi ini harus segera dihentikan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut agar tidak menambah korban jiwa.

“Melihat banyaknya korban yang terus berjatuhan akibat aksi teror dan kontak tembak yang terjadi, saya rasa sudah saatnya situasi ini harus segera diselesaikan dengan penindakan tegas dan meminta dukungan dari berbagai komponen masyarakat," jelas politisi PKS ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya