Berita

Gambar menunjukkan surat dukungan yang ditandatangani oleh warga Rusia untuk mendukung Boris Nadezhdin dalam pemilu Maret mendatang/Net

Dunia

Ribuan Warga Rusia Dukung Boris Nadezhdin untuk Maju Pilpres Lawan Putin

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 10:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagian warga Rusia nampaknya sudah sangat lelah dengan kepemimpinan Presiden Vladimir Putin yang menjabat lebih dari dua dekade.

Jelang pemilihan Presiden Rusia Maret mendatang, ribuan warga menganteri memberikan tanda kepada untuk mendukung salah seorang politikus bernama Boris Nadezhdin agar bisa mencalonkan diri melawan Putin.

Seorang perawat Siberia bernama Natalia Avdeyeva pada Selasa (23/1), mengaku datang untuk memastikan bahwa dalam pilpres nanti, Putin memiliki lawan yang layak dan mampu mengakhiri perang.


"Saya datang ke sini untuk membubuhkan tanda tangan saya pada Nadezhdin karena dia adalah kandidat yang menentang operasi militer khusus,” kata Avdeyeva, seperti dimuat AFP.

Guru musik berusia 37 tahun, Konstantin Filin mengatakan bahwa konflik militer di Ukraina merupakan isu yang menentukan suara pemilih dalam pemilu 2024.

Dalam hal ini, Filin yakin jika Nadezhdin merupakan orang yang tepat yang mampu membawa Rusia keluar dari perang.

“Nadezhdin rupanya adalah orang yang ingin menghentikannya. Saya setidaknya senang karena banyak orang yang siap keluar dari zona nyamannya dan melakukan sesuatu,” ujarnya.

Nadezhdin berusia 60 tahun merupakan mantan anggota parlemen oposisi liberal yang mengusung tujuan perdamaian. Dia menilai keputusan Putin untuk menginvasi Ukraina dalam dua tahun terakhir merupakan kesalahan fatal.

“Putin telah melakukan kesalahan fatal dengan memulai operasi militer khusus. Putin melihat dunia di masa lalu dan menyeret Rusia ke masa lalu," kata Nadezhdin.

Nadezhdin pernah menduduki kursi di majelis rendah parlemen Rusia, Duma. Dia dulunya dekat dengan Boris Nemtsov, oposisi liberal Rusia yang dibunuh pada tahun 2015, sebelum pindah ke lingkaran politik yang lebih dekat dengan Kremlin.

Berdasarkan undang-undang pemilu Rusia, Nadezhdin membutuhkan 100.000 tanda tangan pada akhir Januari agar bisa mencalonkan diri.

Merujuk pada situs web Nadezhdin, saat ini pihaknya berhasil mengumpulkan hampir 85.000 pada Senin malam (23/1).

Meski mendapat banyak tanda tangan, Nadezhdin hampir diperkirakan tidak akan menang melawan Putin yang telah menanamkan kekuasaanya di Rusia sejak tahun 2000.

Putin saat ini berusia 71 tahun dan jika berhasil menang pemilu untuk masa jabatan kelima, maka ia akan memperpanjang kekuasaannya hingga tahun 2030.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya